Pariwara
HEADLINE NEWS

Gugatan Rusda-Sjafei Ditolak MK, Ali Mazi – Lukman Abunawas Tunggu Pelantikan

Suasana sidang gugatan Pilgub Sultra di MK. Foto : Yogi/KP

KENDARIPOS.CO.ID — Mahkamah Konstitusi (MK) gugurkan gugatan sengketa Pilkada Pilgub Sultra. Sengketa yang diajukan oleh pasangan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar diputuskan tidak memiliki landasan hukum.

Dalam putusannya, Hakim Ketua, Anwar Usman, menolak permohonan pemohon, MK mengacu pada pasal 158 huruf b terkait ambang batas. “Sebelum membaca dan mempertimbangkan permohonan pemohon, MK terlebih dahulu mempertimbangkan terkait dengan kewenangan MK dan kedudukan hukum a quo,” kata Anwar saat membacakan lembar putusan perselisihan hasil pemilihan kepaa daerah (PHP Kada), Jumat (10/8), di MK, Jakarta.

Setelah melihat permohonan pemohon, Anwar menuturkan bahwa a quo tidak memiliki kedudukan hukum. “Melihat jumlah penduduk Sultra sebanyak 2,1 juta jiwa maka syarat ambang batas paling banyak 1,5 persen dari total suara pemenang Pilkada yang ditetapkan oleh KPU, a quo tidak dapat memenuhi. Berdasar hal tersebut, MK permohonan a quo tidak memenuhi ketentuan pasal 158 huruf b UU 10,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, sudah memplenokan pasangan akronim AMAN ini meraih 495.880 suara atau 43,68 persen. Unggul jauh dari dua kompetitornya, Asrun-Hugua (BERKAH) yang hanya mengumpulkan 280.762 suara atau 24,73 persen) dan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar dengan 358.537 suara atau 31,58 persen.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy