Buton Utara

320 Tanah Pemkab Butur Belum Bersertifikat

Pariwara

KENDARIPOS.CO.ID — Aset Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) berupa bidang tanah cukup banyak. Sayangnya, masih banyak pula yang belum memiliki dokumen atau sertifikat. Dinas Pertanahan Butur mencatat, sekira 320 bidang tanah belum bersertifikat. Organisasi perangkat daerah itu terus berupaya mensertifikatkan tanah itu secara bertahap.

“Aset daerah sebidang tanah yang baru miliki sertifikat baru sebanyak 80 bidang. Masih tersisa kurang lebih 320 bidang tanah milik pemda belum mengantongi sertifikat,” ujar Kepala Dinas Pertanahan Buton Utara, Baaziri.

Baaziri mengungkapkan, proses penyertifikatan tanah dilakukan secara bertahap. Memang ada kendala di lapangan. Masyarakat mengklaim tanah itu juga miliknya sehingga masih sulit mengurus sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Baaziri menambahkan, untuk pembebasan lahan untuk dua tahun terakhir sebanyak sepuluh bidang tanah. Diproyeksikan untuk pembangunan Rumah Adat Kotawo seluas 993 meter persegi, Rumah Adat Waculaea 375 meter persegi, tempat penguburan umum 4.488 meter persegi, dan tambahan tanah untuk pembangunan MTs 1.945 meter persegi.

“Lalu lahan untuk pembangunan Kodim seluas 34.345 meter persegi, tambahan pembangunan Pustu Lantagi 1.336 meter persegi, pembangunan Sanggar PKK Waculaea 139 meter persegi, tanah untuk pembangunan Kejari sekira 21.260 meter persegi, Polres 40.000 meter persegi sudah dibebaskan dan tambahan tanah lagi untuk polres 10.000 meter persegi,” tandas Baaziri. (had/b)

320 Tanah Pemkab Butur Belum Bersertifikat
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy