Buton Utara

Bupati Butur Seleksi Calon Kadis

Pariwara

Abu Hasan

KENDARIPOS.CO.ID — Proses pelaksanaan seleksi terbuka tujuh jabatan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) telah tuntas. 21 nama calon pejabat eselon II kini sudah ada di meja Bupati Butur, Abu Hasan yang diserahkan panitia seleksi (Pansel).

Selanjutnya, orang nomor satu di Lipu Tinadekono Sara itu yang akan memilih tujuh orang untuk mengisi jabatan eselon II yang lowong. “Calon pejabat eselon II yang dilantik peraih nilai tertinggi dari Pansel. Semua peserta lelang berpeluang karena semuanya saya berikan rekomendasi pada saat mendaftar mengikuti seleksi terbuka,” ujar Abu Hasan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/1).

Selain itu, mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu juga memberi sinyal akan melakukan rotasi posisi pejabat di daerah itu awal tahun ini, bersamaan dengan pelantikan pejabat hasil lelang jabatan. Kendati demikian, masih harus menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Aparatus Sipil Negera (KASN).

“Rotasi tidak ada kaitannya dengan politik. Saya berupaya setiap kebijakan yang saya keluarkan tidak terkontaminasi dengan kepentingan politik. Kendati, saya ketua partai politik,” tegasnya. Abu Hasan menambahkan, siapa pejabat yang dilantik merupakan aparatur sipil negara yang terbaik untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada dan akan membantunya menjalankan roda pemerintahan disisa jabatannya. “Pelantikan belum dijadwalkan. Mungkin awal tahun ini,” tambahnya.

Jabatan yang dilelang untuk posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dan Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia.

Indikator penilaian seleksi terbuka meliputi kompetensi teknik terkait penulisan makalah dan presentasi, wawancara dan penelusuran rekam jejak. Kemudian, kompetensi manajerial terkait integritas, komitmen terhadap organisasi, kepemimpinan, pengambilan keputusan, manajemen perubahan, inovasi, manajemen Konflik, berpikir konseptual.

“Untuk kompetensi bidang meliputi konsep NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, konsep otonomi daerah, perumusan norma, standar, prosedur dan kinerja, serta fasilitasi/bimbingan kepada stakeholder. Terakhir kompetensi khusus harus memiliki pegalaman kerja atau wawasan di bidang jabatan tersebut,” tandas Abu Hasan. (had/b)

Bupati Butur Seleksi Calon Kadis
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy