Ekonomi & Bisnis

Uang Emisi 1998 dan 1999 Tidak Berlaku Lagi

Pariwara

Menurut Daniel, dalam menjalankan tugasnya untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia berwenang untuk melakukan pencabutan dan pernarikan uang Rupiah dari peredaran. Pencabutan dan penarikan uang dilakukan dengan berbagai pertimbangan, diantaranya masa edar suatu pecahan yang sudah terlalu lama dan adanya perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang. “Pencabutan dan penarikan suatu pecahan uang Rupiah dari peredaran juga dimaksudkan untuk mencegah dan meminimalisasi peredaran uang palsu serta menyederhanakan komposisi dan emisi pecahan yang ada,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam kurun waktu tahun 1998-2018 BI menerima sebanyak 521.670 lembar uang dari 4 emisi uang tahun 1998 dan 1999. Rinciannya untuk pecahan Rp 10.000, sebanyak 52.632 lembar, kemudaian pecahan Rp 20.000, sebanyak 62.777 lembar, pecahan Rp 50.000, sebanyak 149.010 lembar dan pecahan Rp 100.000 sebanyak 257.251 lembar. (ags/b)

Laman: 1 2 3 4

Uang Emisi 1998 dan 1999 Tidak Berlaku Lagi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy