Pariwara
Hukum & Kriminal

Diduga Depresi, Ibu di Kendari Bakar Diri Sampai Tewas

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Nurhani (51) mungkin sudah tak sanggup menanggung beratnya beban hidup. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan membakar diri, Minggu (6/1/2-19) sekira pukul 20.00 Wita di rumahnya di Jalan Segar, Kelurahan Kadia, Kendari. NH diduga depresi berat memikirkan penyakit yang dideritanya sangat sulit untuk disembuhkan.

Awalnya, korban melumuri tubunya dengan sebotol bahan bakar minyak tanah. Kejadian ini berawal, saat NH masuk kedalam kamar mandi. Tak berselang lama, setelah masuk di kamar mandi, lampu padam. Anaknya bernama Irman yang melihat kejadian tersebut, sempat merasa aneh. Saat masuk ke dalam rumah, sang anak sangat kaget melihat ibunya dalam keadaan terbakar. Irman sempat berupaya memadamkan bara api, namun tak berhasil. Api lebih dulu menghanguskan tubuh sang ibu.

Menurut Kapolsek Baruga, AKP Sry Endang Fajar Ningsih, aksi bunuh diri dilakukan diduga karena depresi. Berdasarkan kabar dari hasil penyelidkan di lapangan, wanita ini sudah mengendap penyakit selama 4 tahun. Dia mengalami depresi, sehingga diduga mengakhiri jalan hidupnya dengan cara membakar diri. Kata Sry, aksi itu dilakukan dengan menyiramkan dirinya dengan minyak tanah. Setelah itu, lalu membakar dengan menggunakan korek api. Korban sempat dilarikan di rumah sakit, namun nyawannya tak tertolong, akibat luka bakar yang terlalu parah. “Sempat dilakukan pertolongan, namun luka bakarnya terlalu parah,”kata Kapolsek

Korban sempat dilarikan ke RSUD Bahteramas, setelah dari RS Korem Kendari. AKP Sry Endang mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab aksi bakar diri tersebut. “Kita juga akan interogasi beberapa keluargannya, terkait penyebab aksi tersebut,”kata Sry. (m11/ade/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy