Pariwara
Kolaka

37.252 Keping KTP-el Invalid Dimusnahkan

ZULFADLI NUR / KENDARI POS
BAKAR : KTP-el yang dinyatakan rusak dan invalid dimusnahkan dengan cara dibakar. Suasana pemusnahan ribuan KTP-el di halaman Kantor Disdukcapil Kolaka, Rabu (19/12).

KENDARIPOS.CO.ID — Jelang pemilu 2019, segala tindakan pencegahan pelanggaran digalakkan. Tak hanya penyelenggara dan pengawas pemilu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) memangkas potensi penyalahgunaan data kependudukan KTP elektronik. Makanya Disdukcapil Kolaka, Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe memusnahkan ribuan keping KTP-el yang dianggap invalid.

Disdukcapil Kabupaten Kolaka paling banyak memusnahkan KTP-el, yakni sekira 15.039 keping, disusul Disdukcapil Koltim sekira 12.548 keping KTP-el dan jumlah KTP-el terendah yang dimusnahkan berada di Disdukcapil Kabupaten Konawe, yakni sekira 9.665 keping.

Pemusnahan KTP-el di Kolaka disaksikan Asisten III Setda Kolaka, Andi Zulkarnain dan Kepala Inpektorat Kolaka Hj Andi Tenri Gau. Kepala Disdukcapil Kolaka, Abdullah mengungkapkan, KTP-el yang dimusnahkan adalah yang rusak atau invalid. Kata dia, pemusnahan KTP-el dengan cara dibakar sesuai perintah Mendagri melalui surat edaran Nomor 470.13/1176/ SJ tentang penatausahaan KTP-el rusak atau invalid. “Ini kita lakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi KTP-el tercecer atau sengaja dibuang. Ini adalah perintah Mendagri,” ujarnya disela-sela pemusnahan di halaman kantor Disdukcapil Kolaka, Rabu (19/12).

Rusakan dan invalidnya KTP-el yang disimpan Disdukcapil Kolaka disebabkan berbagai hal seperti rusak atau pergantian status dan lain sebagainya sehingga KTP-el tersebut harus diganti dengan yang baru. Kata Abdullah, pemusnahan KTP el yang rusak dan ivalid ini adalah kali kedua. Sebelumnya dimusnahkan sekira 1.400 keping.

Dari Kabupaten Koltim dilaporkan, Disdukcapil memusnahkan 12.548 keping KTP-el. Kepala Disdukcapil Koltim, Anwar Hamzah mengatakan pemusnahan KTP-el dilaksanakan untuk menghindari potensi kecurangan dalam Pemilu dan administrasi kependudukan. “12.548 ribu KTP-el di bakar. Semuanya berasal dari dari 12 kecamatan,” ujarnya, Rabu (19/12). Mantan Camat Poli-Polia itu menambahkan ribuan KTP yang akan dimusnahkan itu karena banyaknya penggantian KTP setelah perubahan status kabupaten.

Sementara itu di Konawe, 9.665 keping KTP-el rusak dan invalid dimusnahkan. “Kita musnahkan semua KTP-el ini, agar tidak disalahgunakan oleh yang tidak bertanggungjawab terutama menjelang pesta demokrasi 2019 mendatang,” ujar Riny Andriani, Plt.Kepala Dinas Capil Konawe. Riny mengatakan KTP-el yang dimusnakan hanya KTP rusak yang dicetak 2011-2013. Pemusnahan itu juga bagian dari tertib administrasi, dan upaya peningkatan kualitas pelayanan, kewaspadaan dalam sistem administrasi, serta penyalagunaan KTP-el yang rusak dan invalid. (fad/kus/hel/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy