Pariwara
Konawe Utara

Tunggakan PBB-P2 Konut Capai Rp 5,3 M, Bapenda Minta Pemerintah Desa Proaktif

H. Fajar

KENDARIPOS.CO.ID — Pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Konawe Utara dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Konawe Utara belum maksimal. Masih banyak wajib pajak yang masih menunggak dari kewajibannya itu. Buktinya, terhitung tahun 2011 hingga 2018 ini, tunggakan PBB-P2 mencapai Rp 5,3 miliar. “Sampai saat ini, tunggakan PBB-P2 mencapai Rp 5,3 miliar,” ujar H.Fajar Meronda, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konut.

Sayangnya, Fajar Meronda tidak menyebutkan jumlah wajib PBB-P2 yang ada di Konut. Dia hanya menyebutkan jumlah wajib pajak tersebar di 159 desa. Mantan Sekretaris Bappeda Konut itu menjelaskan, pemerintah desa sebagai ujung tombak pemerintahan harus lebih proaktif sehingga tunggakan pajak yang ada di masyarakat bisa dituntaskan. “Kita berharap kepala desa berperan supaya tunggakan pajak masyarakat bisa diselesaikan,”ungkapnya. Fajar Meronda tak menampik jika kesadaran masyarakat menunaikan kewajiban PBB-P2 masih rendah sehingga tunggakan itu menumpuk miliaran rupiah. Kemungkinan, lanjut, H. Fajar Meronda, iuran pajak sudah disetor pada kolektor pajak. Namun belum diserahkan pada daerah melalui bank. “Sepanjang iuran PBB tidak ada bukti setoran di BPD. Bappenda anggap itu belum lunas,” tegasnya.

Meski baru terbentuk tiga bulan lalu, Bappenda Konut berkimitmen memaksimalkan tunggakan pajak. Kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan dalam membayar pajak. “Pemkab Konut sudah bekerja sama dengan perbankan. Bupati sudah melakukan MoU dengan Bank Sultra. Makanya tahun 2019 nanti wajib pajak sudah bisa membayar pajak melalui sistem online yang telah disiapkan Bappenda Konut. Jadi kita bisa memantau pajak yang masuk,”tukas H.Fajar Meronda.

Besaran pajak bumi dan bangunan (PBB) yang menjadi tunggakan wajib pajak bervariasi. Semua disesuaikan dengan nilai jual objek pajak (NJOP) wajib pajak. (min/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy