Pariwara
Muna

Kisruh RSUD Muna, Bupati Turun Tangan Benahi Manajemen

Rusman Emba

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah bidan berstatus honorer di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Muna melakukan aksi mogok kerja. Urusan rupiah mematikan nalar berpikir para bidan honorer. Belum kunjung terpenuhinya hak keuangan selama setahun belakangan dianggap alasan tepat untuk menghentikan pelayanan terhadap pasien.

Aksi nekat bidan honorer itu membuka kotak pandora sengkarut masalah yang membelit rumah sakit rujukan tersebut. Pasien diabaikan demi menuntut rupiah adalah akumulasi kekecewaan para medis di instansi pimpinan Agus Susanto tersebut. Usai bidan mogok, suara sumbang kekecewaan ternyata juga dilontarkan sejumlah dokter dan perawat. Muasalah masalah juga terkait rupiah.

Kisruh para medis yang berlangsung sejak Jumat pekan lalu akhirnya memaksa Bupati Muna, LM. Rusman Emba turun tangan. Seluruh paramedis dikumpulkan di aula Galampa Kantolalo, rumah jabatan Bupati. Atin, satu diantara puluhan bidan tersebut menuding pihak rumah sakit pilih kasih sehingga mengganjar keringat mereka dengan jumlah honor yang berbeda.

Laman: 1 2 3 4 5

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy