Pariwara
Kolaka

Camat Latambaga Cegah Penambangan Emas Ilegal di Kolaka

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Taman Wisata Alam (TWA) Mangolo sempat menghebohkan warga di Kecamatan Latambaga pada April 2017 lalu karena adanya penemuan serbuk emas di lokasi. Kini, kawasan itu dalam pengawasan pemerintah kecamatan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra. Tujuannya, agar tidak warga yang menambang secara ilegal di dalam kawasan konservasi itu.

Camat Latambaga, Jufri mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra untuk mencegah warga agar tidak menambang lagi di kawasan TWA Mangolo. Kata dia, dalam melakukan pengawasan pihaknya masih saja menemukan adanya warga yang mengabaikan larangan untuk tidak menambang di lokasi tersebut.

“Bulan lalu kami melakukan operasi dan kami masih mendapati belasan orang yang menambang. Dalam operasi tersebut, kami menyita dua buah mesin yang digunakan untuk menambang secara ilegal,” ujarnya saat dihubungi Minggu (16/12).

Jufri menuturkan, warga yang menambang di lokasi tersebut bukan hanya warga lokal, tetapi juga warga dari luar. Padahal, kata dia pihaknya telah memasang peringatan di pintu masuk sejak tahun lalu dan juga telah melakukan penghijauan. Ia berharap agar tidak ada lagi warga yang melakukan penambangan. “Dalam waktu dekat kami akan operasi lagi untuk memastikan tidak ada yang menambang di lokasi TWA Mangolo. Semoga saja tidak ada lagi warga yang menambang,” harapnya.

Untuk diketahui, pada April 2017 lalu, warga Kolaka dihebohkan dengan penemuan serbuk emas di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga. Warga dari dalam maupun luar Kolaka mendatangi lokasi tersebut untuk menambang emas secara manual. Aktivitas itu langsung dihentikan karena lokasi penambangan termasuk kawasan konservasi. (fad/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy