Pariwara
Konawe Utara

Dewan Konut Sorot APMS Wiwirano

Mustaking

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan agen penyalur minyak dan solar (APMS) di Kecamatan Wiwirano, Konawe Utara mendapatkan sorotan dari masyarakat setempat. Diduga takaran BBM yang dijual pada masyarakat tidak sesuai dengan ketentuan. Informasi itu sampai ditelinga DPRD konut.

“Informasi yang saya terima dari masyarakat bahwa takaran BBM menggunakan jerigen. Kalau isi jerigen dua liter namun isinya diduga hanya satu liter setengah. Sedangkan harga jualnya sama dengan harga bensin berkapasitas dua liter, “ujar Mustaking, anggota Komisi II DPRD Konut, Senin(10/12).

Warga juga menyampaikan informasi lainnya kepada Mustaking, bahwa penjualan eceran diwilayah menggunakan botol. Harga BBM dengan ukuran satu botol sekira 10 ribu dengan ukuran satu liter. “Makanya warga meminta agar pengelola APMS diwilayah itu untuk menormalkan harga yang disesuaikan dengan isi, “ujar politisi partai Demokrat Konut itu.

Untuk menindaklanjuti keluhan warga, DPRD konut akan menjadwalkan untuk turun ke lokasi APMS guna mengklarifikasi kebenaran keluhan warga. “Dalam waktu dekat kita akan turun untuk meninjau di APMS,” ungkap Mustaking.

Mustaking menambahkan distribusi BBM di Kecamatan Wiwirano semestinya jangan dipermainkan takaranya dari pihak keagenan. Sebab, jika terbukti ada permainan harga dan takaran konsekuensi APMS akan didapatkan. Entah, pembekuan izin hingga penghentian suplai pada APMS dimaksud. (min/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy