Pariwara
Bau-bau

TP4D Baubau Tak Kawal Semua Proyek

Ruslan SH,MH

KENDARIPOS.CO.ID — Peran Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau masih belum maksimal. Dari sekian banyak organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot), hanya sebagian saja yang meminta pendampingan proyek.

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengaku tahun ini proyek yang diminta pendampingan TP4D merupakan program-program strategis Pemkot. “Harapan kita ke depan, semua proyek mendapat pengawalan dan pantauan dari Kejari,” ujar Monianse usai sosialisasi TP4D di aula Palagimata.

Ditempat yang sama, Ketua Tim TP4D Kejari Baubau, Ruslan mengungkapkan, sejak 2016 hingga saat ini, permintaan pendampingan hanya berasal dari hanya OPD tertentu saja. Sebut saja, Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata. “Jumlahnya memang agak menurun. Tahun lalu sekira 18 proyek yang kami kawal, tahun ini hanya 11 proyek saja. Tapi itu bukan tolak ukur penurunannya, melainkan hanya sebagian kecil Satker,” ujar Ruslan.

Kata dia, pada prinsipnya pendampingan proyek dapat dilakukan TP4D jika ada pengajuan permintaan dari OPD yang bersangkutan. “Kami tahu ada beberapa OPD yang tidak meminta pendampingan proyeknya. Jadi, kami harap proyek-proyek strategis daerah segera diajukan permintaan pendampingan,” imbuh Kasi Intel Kejari Baubau itu.

Ruslan menambahkan selama ini OPD hanya minta pendampingan proyek pada saat pengerjaan fisiknya saja. Semestinya pengawalan bisa dimulai dari tahap perencanaan, pengganggaran dan lelang. “Keuntungan pendampingan ini antara lain proyek bisa berjalan sesuai dengan harapan, penyerapan anggaran lebih maksimal. Tidak kalah pentingnya lagi yakni mencegah terjadinya penyimpangan keuangan negara,” pungkasnya. (ahi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy