Pariwara
Bau-bau

Ratusan CPNS Buton dan Baubau Siap Ikut SKB

Zanuriah

KENDARIPOS.CO.ID — Sebanyak 454 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 di Kabupaten Buton siap mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Jumlah tersebut sudah termasuk 422 yang dinyatakan lulus melalui perankingan, dan sebelumnya 32 orang telah lebih dulu dinyatakan lulus pada tahap seleksi kompetensi dasar (SKD). “454 orang ini yakni 422 yang masuk perankingan dan termasuk 32 yang sudah ikut seleksi SKD,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Buton, Zanuriah.

Zanuriah belum dapat memastikan jadwal pelaksanaan SKB dan standar kelulusan. Masih menunggu informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makasar, Sulawesi Selatan. Namun, untuk tempat pelaksanaannya tetap dilakukan di Kota Baubau. “Kita pasti umumkan kalau sudah ada informasi jadwal dari BKN Makassar,” ungkapnya.

Zanuriah menjamin tidak ada “permainan” terkait 422 orang yang dinyatakan lulus dalam perankingan tersebut. Hasil ranking itu seusia hasil tes pada tahap SKD melalui computer assisted test (CAT), beberapa waktu lalu. “Insya Allah tidak ada permainan karena setiap sesi pada saat tes ditempel di dinding. Proses validasi kami lakukan untuk mencocokan dan mengantisipasi permainan yang mungkin dilakukan oleh oknum-oknum tertentu,” tutupnya.

Sementara itu di Kota Baubau, sekira 282 CPNS siap berkompetisi dalam perburuan Nomor Induk Pegawai (NIP) pada tahap SKB. Jumlah itu di tetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). 282 peserta yang berlanjut tes ke tahap SKB itu mengalami peningkatan sekira 255 orang dari jumlah peserta yang lulus passing grade pada tes SKD lalu yakni sekira 27 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Mutasi Pegawai BPKSDM Baubau, Samiun mengatakan dalam tes SKB nanti seluruh peserta akan dibagi dalam dua kelompok. Kelompok I dari peserta yang memenuhi passing grade SKD sebanyak 27 orang. Dan kelompok II berjumlah 255 orang yang merupakan hasil perankingan nilai SKD. “Jadi jumlahnya semua yang mengikuti tes 282 orang. Nama-nama itu dikeluarkan BKN hasil rekonsiliasi kemarin. Jadi tidak ada intervensi dari Pemkot,” kata Samiun di ruang kerjanya, Selasa (4/12).

255 orang hasil perengkingan tersebut merupakan peserta memperoleh total nilai standar SKD sesuai PermenaPAN-RB nomor 61/2018. Khusus yang satu formasi ada satu peserta lolos passing grade SKD, maka tidak ada peserta hasil perankingan. “Sebenarnya antara peserta lulus passing grade dan perankingan ini ujian SKB bersamaan. Hanya soal dan penilaian yang berbeda,”jelas Samiun.

Kata dia, 27 peserta SKB hasil passing grade SKD memang berpeluang besar tetapi belum dijamin jadi PNS. “Meskipun tidak bersaing dengan peserta hasil perankingan, tapi mereka tetap harus lolos SKB,” imbuhnya. Untuk jadwal pelaksanaan SKB, lanjut dia, pihaknya diberi waktu pada 4-11 Desember 2018  untuk melaksanakan SKB secara Computer Assisted Test (CAT). “Kita sudah siap melaksanakan CAT SKB, tapi teknisnya BKN semua yang atur,” ungkap Samiun.

Selain 13 formasi dokter spesialis yang tanpa pelamar, ada tambahan lagi enam formasi umum yang tidak ada peserta SKB-nya. “Karena setelah dilihat nilai SKD-nya, tidak ada satu pun peserta yang memperoleh skor 255 keatas,” pungkasnya. (mel/ahi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy