Pariwara
Wakatobi

Jadi Bandara Internasional, Pemkab Wakatobi Benahi Matahora

Muhammad Ilyas Abibu

KENDARIPOS.CO.ID — Dalam kendali kepemimpinan H. Arhawi sebagai bupati, Kabupaten Wakatobi terus berbenah. Sebagai kawasan pariwisata, daerah tersebut memang memperlihatkan perkembangan setiap tahun. Sarana dan fasilitas daerah yang akan memasuki usia 15 tahun mandiri tersebut ditingkatkan bertahap. Termasuk Bandar Udara (Bandara) Matahora yang menjadi salah satu akses penting untuk masuk Wakatobi.

Bandara Matahora yang kini telah diambil alih pemerintah pusat akan dijadikan berstatus internasional. Lebar maupun runway Bandara yang terletak di Desa Matahora, Wangiwangi itu ditata bertahap. “Kami telah melakukan pelebaran dari 30 meter menjadi 45 meter dengan panjang runway sekitar 2.000 meter. Tahun 2019 mendatang, panjang runway akan kami tambah menjadi 2.500 meter,” ungkap Sekretaris Kabupaten (Sekab) Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu.

Jika pekerjaan tersebut tuntas dan Bandara Matahora berstatus internasional, maka ke Wakatobi nantinya tak lagi menggunakan pesawat jenis ATR melainkan yang berdimensi lebar. “Dari Jakarta atau Bali bisa langsung ke Wakatobi. Karena hal ini telah menjadi kebijakan Presiden RI, bahwa Matahora bakal jadi Bandara Internasional,” tambah Ilyas Abibu.

Kebijakan pemerintah pusat menurut mantan Kepala Bappeda Buton ini disambut baik Pemkab Wakatobi. Utamanya dalam menyiapkan lahan sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi. “Alhamdulillah Pemkab Wakatobi sangat mendukung dan telah menyiapkan lahannya,” tandas Sekab.

Diharapkan, dengan peningkatan fasilitas dan status Bandara, maka angka kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara semakin bertambah. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi, Nadar, juga mengungkapkan optimisme senada. “Alhamdulillah kebijakan Presiden untuk Bandara Matahora tentu akan berdampak positif bagi daerah kita. Khususnya angka kunjungan. Karena memang aksesibilitas itu sangat penting dalam menunjang pariwisata kita,” timpalnya. (b/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy