Pariwara
Buton

Butuh Rp 5 Miliar Benahi RSUD Buton

dr. Ramli Code

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk menghadapi penilaian akreditasi pada tahun 2019 mendatang, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton membutuhkan anggaran dari pemerintah sebesar Rp 5 miliar. Direktur RSUD Buton, dr. Ramli Code, menjelaskan, kebutuhan anggaran itu untuk biaya infrastruktur yang harus diubah sesuai standar. Serta yang paling utama adalah pengurusan izin lingkungan.

“Jika kita tidak mengurus dan memgupayakan untuk diakreditasi tahun depan, maka RSUD Buton tak bisa lagi kerja sama dengan BPJS. Ini jelas akan merugikan masyarakat Buton,” ungkap Ramli Code, kamis (22/11). Saat ini pihaknya tinggal komitmen Pemkab Buton untuk membenahi pelayanan dan akreditasi sarana kesehatan itu.

“Jadi syarat wajib akreditasi itu ada empat. Direkturnya harus tenaga medis atau dokter dan spesialis harus ada izin operasionalnya. Semua dokter, paramedis, perawat maupun bidannya harus ada STR. Juga harus ada izin lingkungan. Saat ini tinggal syarat izin lingkungannya yang belum ada. Kalau tiga syarat lainnya kita sudah penuhi dan memenuhi syarat akreditasi,” ujarnya.

Jadi tantangan saat ini harus ada izin lingkungan RSUD. “Kami berharap, Pemkab Buton memberi dukungan. Jika tidak, kami tak bisa berbuat apa-apa. Sebab ini menggunakan APBD,” pinta Ramli Code. (c/mel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy