Pariwara
Metro Kendari

Tahun Depan, Kebutuhan Listrik di Sultra Meningkat

JARINGAN LISTRIK: Banyaknya perusahaan tambang yang membangun smelter di Sultra, sehingga PLN akan menambah pasokan listrik. Versi PLN, akan lebih efisien kalau PLN yang sediakan dibanding, perusahaan tambang langsung yang adakan. Foto: Jpnn

KENDARIPOS.CO.ID — Kebutuhan pasokan listrik di Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun depan diperediksi melonjak dari sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, penambahan pasokan listrik yang dibutuhkan untuk Sultra sebesar 3.350 mega watt. Kehadiran sejumlah fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) tambang nikel di Sultra menjadi alasan bertambahnya pasokan listrik di Sultra.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda mengungkapkan, PT PLN kini secara perlahan sedang menyiapkan infrastruktur dalam proses penambahan pasokan listrik di Sultra. “PLN terus mempersiapkan infrastruktur guna memenuhi pasokan listrik di Sultra. Selain itu koordinasi bersama pemerintah daerah terus dilakukan untuk melancarkan proses penambahan pasokan listrik tersebut,” kata Syamsul Huda, dua hari lalu.

Selain itu, Syamsul juga mengungkapkan untuk mensukseskan penambahan pasokan listrik di Bumi Anoa, dibutuhkan investasi sebesar Rp 115 triliun. Dengan kebutuhan dana sebesar itu, Syamsul berharap dukungan dari pihak swasta agar dapat bekerja sama dengan PLN dalam menambah pasokan listrik di Sultra. “Pemenuhan kebutuhan listrik yang dilakukan oleh PLN akan lebih efisien dibandingkan setiap perusahan harus membangun pembangkit listrik sendiri,” ungkapnya.

Berkat pendekatan yang telah dilakukan, jelas Syamsul, dari kebutuhan 3.350 MW tersebut, PLN telah berhasil menandatangani kesepakatan penyediaan listrik sebesar 2.029 MVA. Rinciannya, terdiri dari 16 MoU sebesar 1.639 MVA, satu SPJBTL 350 MVA dan satu yang telah energize sebesar 40 MVA. “Mudah-mudahan sisanya dapat segera terwujud,” jelasnya.

Syamsul juga mengatakan, jika PLN mampu memenuhi tambahan kebutuhan itu, maka akan ada tambahan aset kelistrikan lebih dari 200 persen di regional Sulawesi. Hal itu diyakini akan membuka lebih banyak kesempatan menggerakkan ekonomi masyarakat. “Sekaligus akan meningkatkan konsumsi listrik per kapita Indonesia yang saat ini sekitar 1.000 kWh/orang/tahun. Dengan begitu kita juga akan semakin dekat dengan kategori negara maju yang salah satu indikatornya adalah konsumsi listrik per kapita yang tinggi,” pungkasnya. (b/yog)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778