Pariwara
Konawe

Satpol PP Konawe Tuntut Honor, BPKAD Disegel

HELSON MANDALA PUTRA/KENDARI POS
MINTA HONOR : Anggota Satpol PP dan Damkar Konawe, meminta BPKAD segera membayar honor mereka selama tiga bulan yang belum dicairkan hingga jelang lebaran.

KENDARIPOS.CO.ID — Ratusan anggota dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, mulai tak sabar di akhir pencairan honor. Pasalnya, upah pegawai honorer di berbagai SKPD dan Sekretariat Kabupaten (Setkab), telah terealisasi. Namun honor petugas Satpol PP dan Damkar belum dilunasi selama tiga bulan terakhir. Kamis (7/6), mereka sempat menyegel gedung Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Kepala Satuan Pol PP dan Damkar Konawe, MT. Syahlan S. Saranani, mengatakan, lebih dari 300 Satpol PP dan Damkar hanya datang menuntut hak honor sebesar Rp 500 ribu perbulan, yang wajib dibayarkan setiap tiga bulan. Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri, sangat banyak kebutuhan pokok yang akan dibeli. Makanya, polisi penegak Perda itu mendesak pihak keuangan memberikan honor mereka.

“Anggota hanya menuntut hak, karena kebutuhan keluarga. PNS semua sudah terima gaji, ditambah lagi dengan THR, sedangkan honorer ini hanya mengharapkan upah yang tiga bulan itu. Kalau tidak dibayarkan, mereka belanja pakai apa, mana mau baju untuk anak dan keperluan lebaran. Masa mereka mau suruh anaknya pergi makan di rumah tetangga,” solider MT. Syahlan S. Saranani, kamis (7/6).

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Hj. Asriani Porosi, mengakui, keadaan keuangan daerah saat ini sangat memprihatinkan karena defisit anggaran. Apalagi ada kewajiban persiapan Pilkada. “Baru saja kita berhasil mendapatkan solusi untuk itu, ada lagi kebijakan Presiden untuk membayar THR serta tunjangan, sementara yang dianggarkan APBD hanya THR satu bulan gaji. Tapi, kami sudah mengeluarkan kebijakan, pembayaran yang wajib dicairkan saat ini hanya dana rutin SKPD dan honor pegawai,” jelasnya.

Sedangkan untuk honor Satpol PP, pihaknya telah mengkonfirmasi ke BPKAD, upah mereka justru sudah dibayarkan selama lima bulan, dan hanya tersisa honor satu bulan yang bisa dilunasi segera. “Kata bendahara keuangan, honor Satpol PP sudah dicairkan untuk lima bulan, jadi besok kita akan bayarkan sisanya satu bulan,” janji Asriani Porosi.

Namun Kasatpol PP dan Damkar, MT. Syahlan S. Saranani buru-buru mengklarifikasi sebagai penanggungjawab anggaran di instansinya. Ia menegaskan, honor aparatnya dibayarkan secara nontunai untuk triwulan pertama, sehingga triwulan kedua belum ada yang dicairkan. “Itu pembayaran nontunai, tidak mungkin bisa kita potong. Tolong pihak keuangan jangan memberi pernyataan yang tidak jelas, karena sasarannya ke saya sebagai Kasatpol PP,” ungkapnya.

Akibat penjelasan Sekab dan pihak Keuangan Daerah yang tidak sesuai harapan, seluruh Satpol PP dan Damkar kembali berkeras, hingga nyaris menimbulkan kekacauan. Beruntung, beberapa anggota keamanan yang menjaga, dan Sekab segera dievakuasi ke ruangannya. (b/hel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778