Pariwara
Kolaka Utara

Kolut Terima Dua Penghargaan Dari Kemenkes dan BPK RI

TERIMA PENGHARGAAN: Wabup Kolut, H. Abbas (kiri) menerima penghargaan dari Kemenkes pada momen puncak Hari Tanpa Tembakau se-Dunia 2018 di Aula Siwabessy Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Kamis (31/5). Foto: Muhammad Rusli/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) kembali meraih penghargaan di bidang kesehatan berupa “Pastika Parahita” sebagai daerah yang telah menetapkan peraturan daerah (perda) tentang kawasan tanpa rokok. Di hari yang sama, Bumi Patampanua itu juga menggaet penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke empat kalinya atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (31/5).

Terkait penghargaan di bidangbkesehatan tersebut diserahkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr . Anung Sugihantono kepada Wakil Bupati (Wabup), H. Abbas pada momen puncak hari tanpa tembakau se dunia 2018 di Aula Siwabessy Kemenkes RI, Jakarta Selatan (Jaksel). Sementara itu WTP diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sultra, Ir. Hermanto kepada Bupati Nur Rahman Umar di Kendari.

Nur Rahman mengucap syukur dan berterimah kasih kepada jajaran OPD-nya atas kerja kerasnya mempertahankan predikat itu. Terlepas dari pernyataan profesional pihak BPK RI tersebut, setidaknya sudah sesuai dengan standar akutansi pemerintahan hingga aturan dan pengendalian internal yang berjalan. “WTP ini cambuk guna mendorong pemerintah dalam mengelola keuangan yang lebih baik. Karena mempertahankan WTP bukan hal yang mudah,” jelasnya.

Nur Rahman menerima WTP ke empat itu didampingi Sekda Kolut, H. Iskandar, Ketua DPRD Kolut, Agusdin, Kepala Inspektorat, Alimus Marzuki beserta beberapa jajaran OPD-nya. Baik bupati dan wakil usai menerima penghargaan tersebut kembali bertolak ke Kolut guna menjalankan program pemerintahan.

Sementara itu, H. Abbas yang dihubungi di Jaksel mengutarakan jika penghargaan itu merupakan imbas dari kerja cepat pemerintahnya yang telah menggodok dan menetapkan perda kawasan tanpa rokok. Langkah itu merupakan respon atas semakin meningkatnya prevelensi perokok pada anak dan remaja yang seiring dengan melonjaknya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) dan akibat dari beban pengobatannya. “Menteri mengapresiasi langkah kami sebagai darah yang komitmen merespon instruksi presiden dan mendorong agar lekas diaplikasikan di lapangan,” ungkapnya.

Kadis Kesehatan Kolut, Alias yang mendampingi H. Abbas mengutarakan, jika perda tersebut merupakan tindak lanjut atas Instruksi presiden nomor 1 tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat yang menginstruksikan bupati dan wali kota se-Indonesia agar melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kolut saat ini berada pada level ke II dimana bagi daerah atau provinsi yang berada di level I masih berupa perbup. “Saat teraplikasi maka kami target naik ke level ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan langsung Menkes RI Nila Moeloek. Kolut menerima penganugerahan itu bersama 50 kabupaten dan kota serta 12 provinsi dimana tiga daerah lainnya dari Sultra yang menyandang predikat ini antara lain Buton, Konawe dan Muna. (b/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778