Pariwara
Bau-bau

Pemkot Baubau Sulit Rekrut CPNS

KENDARIPOS.CO.ID — Informasi tentang rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini memang belum ada kepastian. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) belum menentukan waktu pelaksanaan penerimaan para abdi negara itu. Kendati demikian, sejumlah daerah di Sultra mulai mempersiapkan diri dengan mengajukan kuota kebutuhan PNS sesuai bidang masing-masing, termasuk Kota Baubau. Kendati belum mengajukan usulan kebutuhan kuota karena tak adanya dokumen analisis jabatan (Anjab) PNS, tetapi Pemkot telah menyajikan seluruh daftar PNS Baubau melalui data pegawai secara online.

Sayangnya, hal itu dinilai tidak akan efetif oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau. Pemkot Baubau dianggap akan sulit mendapatkan kuota serta melakukan penerimaan CPNS 2018. Anggota Komisi II DPRD Kota Baubau, Murhanto, mengatakan, kendala penyebab sulitnya penerimaan CPNS dilakukan bukan hanya soal Anjab. Tetapi beberapa hal lain yang cukup mendasar. Misalnya soal belanja pegawai Kota Baubau yang hampir separuh menyedot APBD. Semua harus menjadi pertimbangan jika akan dilakukan penerimaan pegawai.

“Dari total APBD kita, hampir setengahnya untuk belanja pegawai. Kisarannya antara 40 hingga 50 persen APBD tersedot untuk itu (belanja aparatur),” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/2). Kemudian, hal lain adalah kondisi para pegawai Pemkot Baubau yang ada saat ini. Khususnya berkaitan dengan efektifitas kerja para PNS. Semua harus menjadi pertimbangan jika benar-benar menginginkan penerimaan pegawai. “Kita cukup banyak menerima PNS dari daerah lain. Tetapi apakah kinerjanya sudah maksimal. Jam kantor saja, kita lihat banyak yang berseragam nongkrong di warung-warung. Semua harus dievaluasi,” sindir politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Kendati demikian, semua kembali pada kebijakan Pemkot. Apakah akan dilakukan penerimanaan CPNS atau tidak, semua tergantung kebutuhan. “Tetapi dasarnya juga harus jelas. Agar semua bisa berjalan maksimal,” tandasnya. Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Baubau, Fajar Ishak Daeng Jaya, berpendapat lain. Menurutnya, kebutuhan PNS di Kota Semerbak itu masih sangat diperlukan. Hanya saja, Pemkot harus segera menuntaskan Anjab yang menjadi syarat untuk mendapatkan kuota CPNS dari pusat. “Seperti guru dan tenaga teknis, kita masih kekurangan. Makanya, Pemkot harus secapatnya membuat Anjab untuk selanjutnya mengusulkan kuota kekurangan PNS. Kalau tidak begitu, akan sulit bagi kita (Baubau) mendapatkan kuota dan melakukan perekrutan,” timpal Fajar Ishak. (b/ahi)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778