DISKOMINFO KONSEL FOR KENDARI POS
DESA DIGITAL : Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga (tengah) saat menerima audiensi Tim Ahli Penyusunan Master Plan Smart City Kementerian Kominfo di rumah jabatannya.

— Pemkab Maksimalkan Penerapan SPBE

KENDARIPOS.CO.ID– Salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) adalah menyelenggarakan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Program tersebut masuk dalam target kerja lima tahun ke depan dan tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.
SPBE dimaksimalkan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Memberikan layanan bagi instansi, aparatur dan masyarakat luas baik perorangan maupun usaha serta pihak lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Konsel, Anas Mas’ud, mengungkapkan, pihaknya berupaya menjawab keinginan pimpinan. Instansinya bergerak cepat membangun kerja sama dengan Kementerian Kominfo dalam penggunaan data center nasional (DCN) sebagai pusat data SPBE.

Kerja sama itu menjadikan Konsel sebagai daerah pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memanfaatkan layanan DCN Kemenkominfo.”Saat ini seluruh aplikasi dan website Pemkab Konsel, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pendukung lainnya seperti website Covid-19, Balai Latihan Kerja (BLK) dan beberapa data situs serta aplikasi lain telah terkoneksi online pada DCN dimaksud,” papar Anas Mas’ud, Selasa (16/11).

Diskominfo, telah bersinergi bersama Kemenkominfo dan mendapatkan virtual server dengan kapasitas tiga Terabyte. Nantinya bisa ditingkatkan lagi sesuai kebutuhan.
“Saat ini Diskominfo dalam proses pembangunan website Sistem Informasi Desa yang sebagian telah hosting di DCN Kemenkominfo. Walaupun sementara menggunakan domain Pemkab, namun selanjutnya akan difasilitasi untuk mendapatkan domain desa.go.id,” sambung Anas.

Tim IT Diskominfo akan membangun aplikasi website untuk 336 desa, 15 kelurahan dan 25 kecamatan di Konsel. Website yang dibangun, terintegrasi. Dapat menjadi salah satu upaya mewujudkan satu data Konawe Selatan.
Perlu diketahui, website itu dibangun secara gratis oleh Diskominfo. Artinya, instansi yang dipimpinnya telah melakukan efesiensi anggaran yang sangat besar. “Apabila satu pembuatan website Desa dianggarkan Rp 5 juta plus biaya hostingnya, maka kami telah melakukan efesiensi Rp 1,6 miliar, belum termasuk website kelurahan dan kecamatan,” terangnya.

Selain itu, Pemkab telah melakukan efisiensi anggaran kurang lebih Rp 500 juta. “Sebab, jika membangun ruang data center secara mandiri, akan menyerap anggaran dengan besaran yang sama,” tambah Anas Mas’ud. Semua itu untuk mendukung program Desa Digital dan dilaksanakan dengan prinsip keamanan, efektifitas, efisiensi, keterpaduan, berkesinambungan dan akuntabilitas. “Bentuk dukungan nyata, Pak Bupati Surunuddin menyediakan jaringan fiber optic yang telah menghubungkan semua OPD dengan kantor bupati. Sehingga SPBE dapat terlaksana dengan baik dan lancar untuk menopang seluruh program kerja Pemkab menuju terwujudnya Desa Maju Konsel Hebat,” pungkas Kadis Kominfo Konsel itu. (c/ndi)

Tinggalkan Balasan