I NGURAH PANDI/KENDARI POS
CARI SOLUSI : Wabup Konawe Selatan, Rasyid (keempat dari kiri) ketikan melakukan mediasi bersama anggota plasma sawit dengan perwakilan PT BNP, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) dalam menuntaskan permasalahan masyarakatnya, diperlihatkan. Terbaru, Wakil Bupati Konsel, Rasyid, memediasi perseteruan antara masyarakat anggota plasma dengan PT Bintang Nusa Pertiwi (BNP) di kantor Bupati Konsel, Selasa (16/11).
Mediasi itu dilakukan pasca aksi demonstrasi masyarakat petani kelapa sawit dari Kecamatan Buke.

Warga meminta Pemkab membantu menuntaskan persoalan masyarakat dengan perusahaan perkebunan tersebut. Awal November lalu, Rasyid bersama pejabat OPD teknis sudah melakukan peninjauan langsung di lokasi perusahaan.
“Alhamdulillah mediasi kedua belah pihak berjalan lancar. Baik itu pihak PT BNP dan anggota plasma masyarakat Buke, Angata dan Mowila yang terintegrasi dengan perusahaan. Semua pihak mau berjalan bersama ke arah lebih baik,” ungkapnya, kemarin.

Pihak perusahaan diminta transparan terhadap koperasi yang mewadahi petani sawit. Untuk menjaga iklim investasi dan gejolak sosial di Konsel, PT BNP diminta mencabut laporan terhadap salah satu masyarakat yang sudah masuk di kepolisian. “Kami mengapresiasi pihak PT BNP yang berbesar hati, sebagai pihak yang berinvestasi di Konsel, diharapkan bisa mengakomodir tuntutan masyarakat. Terkait persoalan teknis, kami percayakan diselesaikan secara internal dengan kepala dingin, untuk menghasilkan solusi terbaik,” ujar Rasyid.

Sementara itu, pihak perusahaan yang diwakili H. Sahibo sebagai Asisten Legal dan Humas PT BNP, mengungkapkan, apa yang menjadi persoalan akan menjadi bahan referensi. Baik itu perusahaan dan koperasi. “Terima kasih kepada Pemkab Konsel yang telah memfasilitasi pertemuan ini, Insya Allah kedepannya akan lebih baik lagi,” janjinya. (b/ndi)

Tinggalkan Balasan