HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
JALAN RUSAK : Warga Kecamatan Bonegunu dan Kambowa memblokade jalan provinsi yang rusak. Mereka menuntut Pemprov Sultra segera melakukan pengaspalan, bukan sekadar pengerasan jalan.

KENDARIPOS.CO.ID– Sorotan terkait kondisi jalan provinsi yang rusak parah di Kabupaten Buton Utara (Butur) kembali disuarakan. Terbaru, warga Kecamatan Bonegunu dan Kambowa yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Infrastruktur menggelar unjuk rasa dengan memblokade jalan rusak sejak akhir pekan lalu.

Massa menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) segera melakukan pembenahan infrastruktur dengan melakukan pengaspalan, bukan sekadar pengerasan jalan yang menghubungkan Butur dengan Kabupaten Buton tersebut.

Koordinator Lapangan Aliansi Pemerhati Infrastruktur Butur, La Baada, menagih janji politik gubernur dan wakil guburnur Sultra untuk menuntaskan pembenahan jalan provinsi yang ada di Butur. Selain itu, mereka juga mendesak anggota DPRD Sultra dari daerah pemilihan Butur untuk memerjuangkan permasalahan tersebut ke Pemprov.
“Infrastruktur jalan di Butur harusnya menjadi skala prioritas, karena kondisinya yang semakin parah dan memprihatinkan.

Sampai saat ini belum tersentuh pembenahan dengan pengaspalan. Jika tak diakomodasi, kami akan terus melakukan unjuk rasa selama Pemprov Sultra belum merespon atau menanggapi tuntutan kami,” ancamnya, kemarin. La Baada menegaskan, pemerintah harus peka terhadap penderitaan rakyat Butur karena kondisi jalan provinsi yang rusak.

“Pemblokiran jalan ini merupakan bentuk kekecewaan kami terhadap Pemprov sultra yang seolah-olah menutup mata terhadap persoalan ini. Kami menuntut perubahan,” tandasnya. (c/had)

Tinggalkan Balasan