FOTO: MUH. ABDI ASMAUL AMRIN/KENDARI POS
TOP MODEL SULTRA : Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Irwan Zainuddin (kemeja putih), foto bersama pemenang Indonesia Top Model Sultra 2021 saat kunjungan ke Graha Pena Kendari Pos, Selasa (16/11).

Siap Tampil di Indonesia Top Model 2021

KENDARIPOS.CO.ID– Jawara Top Model Sultra bakal kembali bersaing. Kali ini, dilevel yang lebih tinggi atau di ajang Indonesia Top Model 2021. Rencananya, acara yang menghadirkan seluruh wakil dari 34 provinsi di Indonesia ini akan digelar Desember mendatang. Sebelum berangkat ke Jakarta, para wakil Sultra, pendamping dan panitia penyelenggara Indonesia Top Model 2021 berkunjung ke Graha Pena Kendari.

Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Irwan Zainudin memberikan motivasi bagi utusan Sultra. Menurutnya, ajang top model menjadi salah satu jembatan meraih kesuksesan. Kuncinya, terus mengasah kemampuan, belajar berbasis gradual, fokus dan berkesinambungan. Dengan strategi ini akan melahirkan inovasi untuk merangsang keterampilan dan kemampuan. Dengan begitu, para jebolan top model Sultra bisa terus bersaing. “Top model mestinya memiliki komparasi intelektual dan skill yang inovatif. Selanjutnya terus diasah sebaik mungkin tanpa henti. Pengelolaan dan manajemen inovasi yang kreatif akan menjadikan top model Sultra bakal konsisten eksis.

Tidak mustahil bisa bersaing dengan top model kota-kota besar seperti di Jakarta, Bandung, dan kota lainnya,” kata Irwan Zainudin didampingi oleh Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi saat menerima rombongan Top Model Sultra di Graha Pena Kendari, Selasa (16/11).

Ketua Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) Sultra, Fardan Lakare menyampaikan media Kendari Pos adalah pilihan tepat berkunjung membawa para top model. Sebagai media pertama dan terbesar di Sultra, Kendari Pos memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mumpuni. “Para top model Sultra butuh suntikan energi ilmu pengetahuan yang lebih luas. Sebagai modal untuk mengembangkan potensi masing-masing top model. Dengan begitu, bisa terus berkarya dan mengharumkan nama daerah,” ujar Fardan Lakare.

Ketua Are Enteratinment Sultra ini menambahkan seleksi Indonesia Top Model di Bumi Anao telah diselenggarakan tanggal 7 November lalu. Seleksi dimulai bulan Juli hingga Oktober. Pesertanya berasal 17 kabupaten/kota. Dari 568 peserta yang mengikuti seleksi, yang melaju ke final hanya 150 orang.

Kemudian yang terpilih masing-masing kategori berjumlah 10 orang. “Indonesia top model ini diselenggarakan di 34 provinsi se Indonesia. Perwakilan tiap provinsi akan berlaga kembali di tingkat nasional. Jadwalnya akhir tahun bulan Desember. Sudah menjadi agenda rutin setiap tahun, sebelum peserta top model Sultra berangkat ke Jakarta selalu berkunjung ke Kendari Pos,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Regional Direktur Indonesia Timur Seleksi Indonesia Top Model, Rayyan Haris menuturkan, kunjungan di Kendari Pos sangat memberikan manfaat besar. Karena peserta top model Sultra banyak mendapatkan ilmu pengetahuan yang tidak diperoleh di luar sana. “Kami berharap ke depan, sinergitas ini terus terjalin dan terawat dengan baik. Sehingga bisa tercipta instrumen kolaborasi yang bisa berdampak positif,” harap Rayyan Haris.

Para top model Sultra akan terus dilakukan pembinaan dan pendampingan sesuai bakatnya. Contohnya, yang berbakat menari, akting, maupun lainnya bakal diperhatikan dan distumulus secara inovatif agar tercipta peningkatan keahlian. “Pendampingan ini semoga bisa menjadi modal bagi mereka untuk sukses baik secara pribadi maupun mengharumkan nama daerah,” harapnya. (b/ali)

Tinggalkan Balasan