Peserta CPNS saat mengikuti SKD di Aula SMKN 1 Kendari beberapa waktu lalu (Dok. Kendari POs)

-Hanya 235 Peserta Masuk SKB, 853 Gugur

KENDARIPOS.CO.ID– Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkab Muna Barat (Mubar) telah diumumkan. Sebanyak 1.088 peserta dinyatakan lulus passing grade, namun hanya 235 peserta yang dinyatakan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), berdasarkan perangkingan. Artinya 853 peserta yang nilainya memenuhi ambang batas, digugurkan.

Lokasi titik pelaksanaan SKB belum ditentukan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar masih meminta petunjuk Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Dokumentasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar, Hanur Al Kadirun mengatakan hasil SKD sudah diumumkan, Sabtu (30/10). Ia meminta peserta yang lulus perengkingan agar menyiapkan diri mengikuti SKB. Lanjutnya, 235 orang yang dinyatakan lulus dan lanjut ke tahap SKB merupakan putra putri terbaik.

Semua itu tersaring dari keseluruhan peserta SKD CPNS Mubar sebanyak 4.087 orang. Dari jumlah itu, 1.088 peserta lulus passing grade. “Selanjutnya 235 orang yang lulus rengking akan kembali bersaing di SKB untuk mengisi kuota CPNS Mubar sebanyak 79 formasi,” ucapnya. Saat ini BKPP Mubar mulai menyiapkan pelaksanaan SKB, berkoordinasi bersama Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). “Kalau jadwal dari Panselnas sudah keluar, maka kita akan jadwalkan pelaksanaan SKB.

Sementara ini kita akan bersurat dulu ke Panselnas untuk persiapan SKB,” terangnya. “Untuk lokasi pelaksanaan SKB masih tetap Mubar. Tetapi kita akan bersurat ke sana (Panselnas) untuk mengusulkan titik lokasi tes. Karena peserta CPNS Mubar yang lulus rangking dan lanjut SKB ada dari luar daerah. Yaitu dari Yogyakarta, Bandung, dan Makassar,” sambungnya. Ia menambahkan untuk syarat peserta SKB tidak berbeda dengan tes SKD.

Yang salah satunya adalah melakukan rapid tes sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. “Syaratnya sama dengan perlakuan waktu SKD kemarin. Kemudian pada saat tes harus membawa surat rapidnya,” pungkasnya. (ahi/b).