, Nafrudin

KENDARIPOS.CO.ID– Penarikan pendapatan asli daerah (PAD) yang ada di Kolaka Timur (Koltim) dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar mencapai target. Salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Koltim yang terus melakukan penarikan retribusi kendaraan dan penggunaan jasa terminal.

Kepala Bidang Perhubungan Koltim, Nafrudin, merinci, PAD yang diperoleh hingga medio November ini sudah mencapai Rp 89,5 juta. Itu artinya, realisasi sudah memenuhi target yang diperoyeksi mencapai Rp 65 juta sepanjang 2021 ini. “Targetnya, pajak jasa terminal Rp 50 juta dan jasa angkutan Rp 15 juta. Kini semua sudah melampaui proyeksi pendapatan,” ungkap Nafrudin, Rabu (17/11).

Ia merinci, pendapatan dari sektor perhubungan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada 2018 lalu, PAD retribusi perhubungan ditarget Rp 5 juta dan tercapai Rp 62 juta. Sedangkan tahun 2019 dari target Rp 50 juta berhasil terealisasi Rp 140 juta dan tahun 2020 tercapai Rp 119 juta meski target awal Rp 50 juta. “Saya optimis PAD tahun ini akan meningkat juga dari target, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Makanya kita optimalkan penjagaan pos dan terminal. Kalau di atas Rp 100 juta bisa kita dapatkan. Dasar pemungutan pajak ada dalam Perda nomor 6 tahun 2018, tetang retribusi jasa umum. Perhubungan Koltim hanya memungut pajak pada titik PAD tiga titik. Rencananya, kami akan menambah Pos PAD di Mowewe, tetapi anggota masih kurang,” pungkas Nafrudin. (c/kus)

Tinggalkan Balasan