Bupati Buton, La Bakry Komitmen Mencegah Stunting

KENDARIPOS.CO.ID — Urusan menangani stunting, Pemkab Buton sudah khattam. Pemkab lain boleh belajar dari Pemkab Buton. Buktinya, Pemkab Buton dalam kendali Bupati La Bakry sukses meraih predikat terbaik dalam urusan mencegah stunting. Gelar juara 1 pun direbut. Pemkab Buton mendapat apresiasi berupa satu unit kendaraan operasional dari Pemprov Sultra, Selasa (16/11) kemarin.

Raihan prestasi mencegah stunting di Tanah Wolio menjadi tantangan tersendiri bagi Bupati Buton, La Bakry. Predikat terbaik itu tentu mesti dijawab dengan karya nyata dari sang bupati. Maka, target zero kasus stunting pun ditabalkan.

Bupati La Bakry mengaku bahagia, bangga juga bersyukur atas capaian tersebut. Terlebih lagi Pemkab Buton mendapat apresiasi bantuan kendaraan mobil operasional untuk tim konvergensi aksi yang bekerja di lapangan. Dia menyebut, mobil operasional adalah salah satu kebutuhan vital dalam rangka mendukung kerja-kerja OPD dalam penanganan stunting.

Bupati Buton La Bakry (kanan) secara simbolis menerima bantuan kendaraan operasional dari Gubernur Sultra, Ali Mazi (kiri) sebagai apresiasi atas keberhasilan pencegahan stunting di Kabupaten Buton, Selasa (16/11) kemarin. ELYN IPO / KENDARI POS

“Buton ini cukup luas, satu kecamatan itu membentang jauh, sehingga untuk menjangkau semuanya kita membutuhkan mobil operasional dan gubernur membantu kita (Pemkab Buton),” ujar La Bakry usai seremoni penyerahan bantuan kendaraan operasional dari Gubernur Sultra, Ali Mazi, Selasa, kemarin.

Bupati La Bakry menyampaikan grafis penurunan sesuai hasil evaluasi provinsi bahwa presentase prevalensi stunting dua tahun terakhir untuk Kabupaten Buton yakni tahun 2019 sebesar 26,5 persen, tahun 2020 sebesar 22,3 persen dan sampai bulan Oktober 2021 sebesar 22.7 persen. Itu berkat aksi konvergensi berkelanjutan antar instansi.

Ada delapan aksi konvergensi yang telah dilakukan untuk menekan angka penderita stunting. Pertama, analisa situasi, aksi dua rencana kegiatan, aksi tiga rembuk stunting, aksi empat perbup/perwali tentang peran desa, aksi lima Kader Pembangunan Manusia (KPM), aksi enam manajemen data, aksi tujuh pengukuran dan publikasi dan aksi delapan adalah review kinerja tahunan. “Tahun depan kita target semakin turun lagi, hingga mencapai target nasional 14 persen. Kalau perlu sampai zero kasus stunting ,” kata Bupati La Bakry menabalkan komitmennya.

Lebih jauh, Bupati La Bakry menjelaskan dari hasil penilaian kinerja tahun 2020 dan 2021, Kabupaten Buton terpilih sebagai juara 1 dalam pelaksanaan penilaian kinerja konvergensi intervensi penurunan stunting terintegrasi di Provinsi Sultra. “Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut Pemprov Sultra memberikan penghargaan berupa satu unit mobil operasional,” kata Bupati La Bakry.

Pemkab Buton, kata dia, sudah bekerja keras memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Mulai sosialisasi dan tindakan khusus penanganan ibu hamil dan tambahan gizi bagi balita. Pemenuhan infrastruktur dasar pun tak ketinggalan ditunaikan Pemkab Buton.

Sementara itu, Gubernur Sultra Ali Mazi menitip pesan agar Pemkab Buton mempertahankan konsistensi kerja keras dan semangat berinovasi demi masyarakat yang sehat dan cerdas. “Saya percaya Buton masih bisa terus menekan angka stunting, dan kita sama-sama berusaha mewujudkan Sultra bebas stunting,” kata Gubernur Ali Mazi, kemarin.

Lebih jauh, gubernur meminta agar mobil bantuan itu dijaga sebagai aset daerah yang bisa membantu dan memudahkan kerja-kerja pemerintah. “Jangan lupa juga, vaksinasi kita terus dimasifkan, supaya kita segera keluar dari bayang-bayang pandemi covid ini” pungkas Gubernur Ali Mazi. (lyn/b)

Delapan Aksi Konvergensi Menekan Angka Stunting

Tinggalkan Balasan