AGUS SETIAWAN/KENDARI POS
PENATAAN KAWASAN : Kawasan Bungkutoko – Petoaha setelah dilakukan penataan. Rencananya, program serupa bakal diaplikasikan di kawasan Pudai – Lapulu. Pengerjaannya akan dimulai awal Desember 2021.

-Penataan Kawasan Kumuh di Pudai-Lapulu

KENDARIPOS.CO.ID–Setelah melalui proses yang panjang, proyek penataan kawasan kumuh di Pudai dan Lapulu bakal segera dimulai. Tender proyek senilai Rp 56,66 miliar dipastikan rampung. Sesuai perencanaan, luas kawasan yang akan ditata mencapai 14,07 hektar.

Penataan kawasan ini meliputi pembangunan jalan lingkungan, drainase, instalasi air bersih, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal, tambatan perahu hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH).
“Alhamdulillah, tendernya sudah selesai. Jadi, pengerjaanya bakal dilakukan dalam waktu dekat. Mungkin awal Desember sudah ada pembenahan (penataan). Kita sudah mulai bergerak,” beber H Sulkarnain Kadir, Wali Kota Kendari kemarin.

Diakuinya, pelaksanaan proyek ini sempat beberapa kali tertunda. Itu disebabkan beberapa kendala teknis salah satunya terkait penyelesaian administrasi. Namun setelah beberapa perbaikan, pemerintah akhirnya memberi restu dimulai proses tender. “Kami perbaiki terus (berkas administrasi). Syukurlah, dokumennya dinyatakan lengkap ,” ujarnya.

Penataan kawasan kumuh di Pudai dan Lapulu lanjutnya, sangat bernilai strategis dalam rangka mewujudkan Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), informasi dan teknologi. Selain bermanfaat bagi daerah, juga sangat baik bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, kawasan tersebut nantinya bisa dijadikan pusat promosi UMKM warga sekitar. “Bisa dilihat kawasan Bungkutoko dan Petoaha saat ini, ramai dikunjungi masyarakat. Nah, ini kita akan kita replikasikan ke kawasan Pudai dan Lapulu. Sehingga kami butuh dukungan semua pihak termasuk masyarakat sekitar untuk mensukseskan programa ini,” kata Sulkarnain Kadir.

Untuk diketahui, penataan kawasan kumuh Pudai – Lapulu merupakan salah satu program kerjasama antara Pemkot Kendari dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penataan kawasan kumuh masuk dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). (b/ags)

Tinggalkan Balasan