AGUS SETIAWAN/KENDARI POS
TRUK SAMPAH : Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (depan, tiga dari kanan) bersama sejumlah pejabat menyaksikan simulasi proses pengangkutan sampah menggunakan truk compactor kemarin. Hadirnya truk tersebut diharapkan bisa mengurai sampah di TPS.

Truk Compactor Bisa Beroperasi 24 Jam

KENDARIPOS.CO.ID– Volume sampah di Kota Kendari cukup tinggi. Setiap hari, warga metro mampu memproduksi hingga 300 ton sampah. Hal itulah yang kemudian mendorong Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir terus mencari alternatif pengelolaannya. Teranyar, orang nomor satu di Kendari ini menghadirkan truk compactor.

Menurut Sulkarnain, kehadiran truk compactor akan mampu mengurai tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dengan keunggulan teknologi yang dimiliki, truk compactor mampu mengangkut hingga 15 ton sampah dalam sehari. “Selama ini, sampah kita ditangani mobil bak terbuka. Itu tidak bisa beroprasi 24 jam karena mengganggu masyarakat dengan bau yang ditimbulkan.

Tapi Compactor ini bisa beroperasi 24 jam karena tidak menimbulkan bau. Juga lebih efektif dan efisien kerjanya,” kata Sulkarnain Kadir saat melaunching tambahan armada pengangkut sampah dalam peringatan hari pahwalan di Rujab Wali Kota Kendari, kemarin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Nismawati mengatakan baru mengadakan 1 unit truk compactor seharga Rp 1 miliar tahun ini. Anggarannya bersumber dari APBD Kota Kendari.

Untuk tahap awal, truk compactor bakal diuji cobakan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Kendari. Truk tersebut nantinya akan mengangkut sampah yang dibuang ke dalam container bin ukuran 2.200 liter yang sudah disiapkan. “Nanti truknya yang akan berkeliling. Masyarakat tidak perlu buang sampah di TPS,” ujarnya.

Selain menghadirkan truk compactor, pihaknya juga mengadakan sebanyak tiga dump truck dan lima arm roll. Kehadiran sembilan unit truk tersebut maka menambah total armada pengangkut sampah Kota Kendari menjadi 47 unit.

Bukan hanya itu, pihaknya juga mengadakan sebanyak 65 unit motor pengangkut sampah (roda tiga) yang akan disalurkan pada seluruh kelurahan di Kota Kendari. “Berdasarkan hasil kajian ini sudah cukup. Tinggal menunggu kesadaran masyarakat untuk kemudian tidak membuang sampah sembarangan,” kata Nismawati. (b/ags)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.