Irjen Pol Teguh Pristiwanto

–Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto Dilantik Kapolri

KENDARIPOS.CO.ID– Secara de jure, pucuk pimpinan Polda Sultra sudah berganti sejak 31 Oktober 2021. Dari tangan Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya ke Irjen Pol Teguh Pristiwanto. Kedua perwira tinggi (Pati) Polri itu punya latar belakang spesialisasi berbeda.

Irjen Pol Yan Sultra spesialis bidang reserse, sedangkan Irjen Pol Teguh Pristiwanto ahli bidang intelijen. Jabatan terakhir diembannya adalah Perwira Tinggi Badan Intelijen Keamanan (Pati Baintelkam) Polri dengan penugasan pada Badan Intelijen Negara ( BIN). Spesialis reserse pindah, spesialis intelijen datang.

Pergantian Kapolda Sultra berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor: ST/2278/X/KEP/2021. Walakin, secara de facto, pergantian Kapolda Sultra terhitung Rabu (10/11) kemarin. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melantik Irjen Pol Teguh Pristiwanto sebagai Kapolda Sultra di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Mantan Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya mengemban amanah baru sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, setelah pelantikan Kapolda Sultra di Mabes Polri, agenda selanjutnya adalah tradisi korps di Polda Sultra. “Tradisi korps akan digelar Jumat 12 November 2021. Nantinya ada penyerahan pataka dari Kapolda lama ke Kapolda baru,” ujarnya kepada Kendari Pos, Rabu (10/11).

Kombes Pol Ferry Walintukan memastikan Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto menjejak bumi Sultra hari ini, Kamis (11/11). Di Kendari, Irjen Pol Teguh Pristiwanto tak langsung berkantor, melainkan terlebih dahulu akan menjalani tradisi pisah sambut di Mapolda Sultra pada hari Jumat, besok. “Jumat acara farewell party. Pisah sambut upacara selamat datang dan perpisahan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Irjen Pol Teguh Pristiwanto lahir di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Alumni SMAN Gombong tahun 1985 itu lulus dari pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1988.
Semasa SMA, sang jenderal polisi satu angkatan dengan Hj.Rustriningsih, mantan Bupati Kebumen dan mantan Wakil Gubernur Jateng. Irjen Pol Teguh Pristiwanto, naik pangkat dari brigadir jenderal (Brigjen) ke Inspektur Jenderal (Irjen) pada Juli 2019 di masa Kapolri Tito Karnavian.

Setangkup harapan penanganan Kamtibmas dan kasus dugaan korupsi dan kini hinggap di pundak Kapolda Sultra, Irjen Pol Teguh Pristiwanto. Bagi pengamat Hukum Sultra Dr. Hariman Satria SH, MH, mengatakan publik Sultra berharap Irjen Pol Teguh Pristiwanto menjadi penegak keadilan tanpa pandang bulu. Dari hulu hingga ke hilir. Paripurna dan menyeluruh. Terutama pengungkapan kasus dugaan korupsi, tambang ilegal, narkoba, dan lain-lain.

“Publik berharap pemimpin baru Polda Sultra, bisa menjadi ikon dan teladan penegakan hukum di tengah-tengah masyarakat. Tegak lurus memberantas kejahatan, terutama yang merugikan orang banyak seperti korupsi,” kata Dr. Hariman Satria.

Sebagai contoh, kata dia, kasus yang kini bergulir di Polda Sultra yaitu dugaan penyalahgunaan anggaran honor satgas covid Sultra. Ini mesti di usut hingga terurai titik terang. Apakah ada kerugian negara atau sebaliknya? Kapolda Sultra baru pasti di awal bekerja akan meminta report dari bawahannya untuk mendeteksi kasus apa saja yang sedang diproses. “Polda Sultra sementara memeriksa saksi-saksi yang kabarnya 11 orang. Artinya kepolisian sedang menyelidiki. Langkah ini tentu kita dukung dan apresiasi,” terang Dr.Hariman. (ali/b)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.