HELMIN TOSUKI/KENDARI POS
INOVASI LAYANAN : Bupati Konut, H. Ruksamin ketika meluncurkan penggunaan ADM kependudukan sekaligus mencoba instrumen pelayanan Disdukcapil berbasis digital tersebut di aula Kantor Camat Lasolo, kemarin
.

KENDARIPOS.CO.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan inovasi berbasis teknologi dalam memudahkan pelayanan di Bumi Oheo. Senin (1/11), Bupati Konut, Ruksamin, melaunching inovasi terbaru yang disebut dengan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dan diklaim pertama hadir di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Konut-1 tersebut tak luput memberikan apresiasi pada pihak Disdukcapil atas inovasi menghadirkan ADM di tengah masyarakat. Apalagi inovasi tersebut sejalan dengan program perwujudan dari visi-misi Konasara Jilid II, Ruksamin-Abu Haera, menuju Konawe Utara Lebih Sejahtera dan Berdaya Saing (Konasara). Itu sesuai pada misi ke-4, terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih.

Salah satu implementasinya adalah memberikan pelayanan yang prima dan cepat.
“Alhamdulillah belum cukup satu tahun pemerintahan Ruksamin-Abu Haera, berdaya saingnya sudah mulai terbentuk. ADM ini baru pertama diluncurkan di Sulawesi Tenggara yaitu di Konawe Utara,” bangga Ruksamin, kemarin.

Mantan Ketua DPRD Konut tersebut memaparkan, fungsi alat yang telah diluncurkan dapat mencetak dokumen-dokumen kependudukan seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA) dan akta kelahiran. “Saya harap Kepala Dinas Dukcapil paling lambat Januari 2022 nanti, pelayanan sudah masuk level 4. Apa yang dibutuhkan disampaikan ke bupati, saya siapkan untuk bapak.

Berani kita menyuruh, berarti berani disiapkan,” komitmen Ketua DPW PBB Sultra itu. Ruksamin juga mengintruksikan kepada para camat dan kepala desa untuk aktif dalam pengadministrasian data kependudukan yang berada di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Konut, Mili, menjelaskan, layanan inovasi yang dihadirkan pihaknya untuk memudahkan layananan kependudukan di Bumi Oheo. Apalagi era digitalisasi saat ini dituntut untuk berinovasi dalam memberikan kemudahan layanan. “Motto pelayanan Disdukcapil adalah memberikan pelayanan yang membahagiakan masyarakat, pelayanan yang cepat, mudah, tertib, adil, transparan dan gratis,” kata mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Konut tersebut.

Untuk mewujudkan motto itu, Disdukcapil melakukan beberapa inovasi melalui pelayanan terintegrasi, pelayanan online baik melalui whatsApp maupun website. Kemudian melakukan jemput bola di desa-desa dan sekolah secara door to door.

Kemudian rekam cetak di tempat, sehingga tak ada lagi berkas masyarakat yang dibawa ke kantor untuk dituntaskan. “Dengan peluncuran ADM, masyarakat betul-betul memahami keberadaan sistem ini, dengan mudah dan cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga dapat meminimalisir kendala yang terjadi dalam pengurusan administrasi data kependudukan,”pungkasnya. (b/min)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.