ADI HIDAYAT / KENDARI POS
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, berorasi dihadapan para guru usai menyerahkan secara simbolis insentif guru non PNS di Konawe, Kamis (25/11). Tampak Kadis Dikbud Konawe Suriyadi (empat dari dari kanan, pakai peci), dan Ketua FGH Konawe Hasbian (kanan)
.

–Bupati Konawe, Kery S.Konggoasa Tunaikan Insentif Guru Non PNS–

KENDARIPOS.CO.ID– Riak kegembiraan guru non pegawai negeri sipil (PNS) menggema di lapangan kantor Pemkab Konawe usai upacara peringatan Hari Guru Nasional. Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa menunaikan insentif guru honorer bersertifikasi secara simbolis, Kamis (25/11). Penyaluran insentif itu menjadi kado bagi para guru honorer di hari guru.

Lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kery Saiful Konggoasa mengalokasikan Rp 495 juta bagi 381 guru honorer bersertifikasi untuk hitungan Januari-Oktober 2021.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengatakan, pemkab akan terus memberi atensi bagi para guru secara keseluruhan. Bukan hanya guru honorer, namun juga tenaga pendidik yang berstatus PNS. Bupati Kery meminta instansi teknis terkait (Dinas Dikbud) membayarkan insentif guru tepat waktu .

“Saya juga mohon kiranya tidak ada lagi saya dengar pemotongan honor guru atau apa. Mari kita lindungi, kita jaga ini kita punya guru karena guru adalah aset sampai dunia akhirat. Guru itu mengajar orang yang tidak tahu menjadi tahu,” ujar Kery Saiful Konggoasa pada Hari Guru Nasional yang bersamaan HUT ke-76 PGRI, kemarin.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu menerangkan, kualitas tenaga pendidik di Konawe tidak perlu diragukan. Katanya, sudah banyak guru yang berhasil mengharumkan nama Konawe di level provinsi bahkan nasional. Yang terbaru menjadi finalis sayembara video pembelajaran literasi dan numerasi tingkat nasional tahun 2021.

“Karena ada tiga faktor utama dalam pembangunan daerah ini. Bagaimana masyarakat sudah makan, sudah pintar dan sudah sehat. Tiga faktor itu salah satunya ada di pendidikan. Dan itu dilakukan oleh guru. Guru ini adalah masa depan kita semua,” pungkas Kery Saiful Konggoasa.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Suriyadi menuturkan, peringatan HGN tahun 2021 sekaligus HUT ke-76 PGRI di Konawe diisi dengan berbagai kegiatan semisal Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), lomba video pembelajaran yang diikuti oleh seluruh guru se-Konawe. Termasuk kegiatan vaksinasi.

“Melalui hari guru ini, kami berharap guru memposisikan diri sebagai tenaga profesional dalam membangun pendidikan di Konawe menuju Konawe Gemilang,” ujar Ketua PGRI Konawe itu.

Suriyadi menambahkan, segenap stakeholder, masyarakat, orangtua serta siswa didik menjaga komunikasi dan koordinasi dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan di Konawe.

“Kita semua harus bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Konawe. Kami sangat mengapresiasi dukungan pihak-pihak yang sudah banyak membantu. Baru-baru ini, kita juga terima bantuan CSR dari Bank Sultra Cabang Konawe Rp100 juta untuk murid sekolah dasar (SD) yang tidak mampu. Saya belum dapat data lengkapnya, tapi kita proyeksikan bisa menyasar 300-an pelajar,” tandas Suriyadi.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Guru Honorer (FGH) Konawe, Hasbian mengapresiasi Bupati Kery yang sudah membuktikan perhatian terhadap nasib para guru di Konawe. Ia merinci, duit Rp495 juta itu nantinya dibagikan kepada 381 guru honorer setempat yang sudah sertifikasi. Setiap guru berhak menerima Rp 130 ribu per bulan. “Dikalikan 10 bulan, itulah yang diterima per orang. Kami sangat senang insentif yang sudah diperjuangkan teman-teman guru honorer di Konawe akhirnya terbayarkan,” singkat Hasbian, Kamis (25/11). (adi/B)

Tinggalkan Balasan