HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
MAJUKAN USAHA KECIL : Para pelaku UMKM di Butur dilatih klasterisasi sektoral pengolahan ikan asap sebagai kuliner khas daerah dan dihadiri Bupati, Ridwan Zakariah (kedua dari kiri)
.

KENDARIPOS.CO.ID–Pemulihan ekonomi di Kabupaten Buton Utara (Butur) kian dimasifkan. Teranyar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) baru saja melatih para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tentang klasterisasi sektoral pengolahan ikan asap sebagai kuliner khas di daerah berjuluk Lipu Tinadeakono Sara tersebut.

Bupati Butur, Ridwan Zakariah, mengungkapkan, langkah tersebut sebagai upaya memajukan UMKM dalam sektor pemasaran hasil perikanan. Selain jumlah dan kualitas prodak yang harus dikembangkan, juga dibutuhkan peningkatan pembangunan pada sektor-sektor pendukungnya.

“Ikan asap ini merupakan salah satu produk unggulan desa Malalanda yang sangat tepat mendapatkan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dari lembaga Permodalan Nasional Madani (PNM), mengingat situasi pandemi Covid-19 sampai saat ini belum kunjung selesai,” ujar Ridwan Zakariah, kemarin.

Menurut Mantan Ketua DPD PAN Butur itu, untuk mengembangkan usaha, masyarakat tidak hanya menambah jumlah produksi, tetapi perlu peningkatan nilai tambah produk, termasuk turunannya. Desa Malalanda sebagai kawasan wisata kuliner juga perlu penataan, mulai dari tempat usaha, hingga budaya masyarakat terkait tata krama dalam menyambut tamu yang berkunjung

“Untuk pengembangan sektor wisata, kuncinya ada pada keindahan. Sebab yang menjadi tujuan utama wisatawan adalah mau mengunjungi dan melihat tempat-tempat indah, serta mendapatkan sambutan yang santun dan penuh keramahan dari warga,” terangnya.

Selain itu, menurut Ridwan Zakariah, dengan adanya kemajuan teknologi dan infrastruktur transportasi, juga sangat menentukan laju pertumbuhan perekonomian masyarakat. “Kami mengharapkan dukungan masyarakat. Sebab semua bisa tercapai jika masyarakat dan pemerintah memiliki visi dan misi sama dalam memajukan daerah,” tandas Butur-1 tersebut. (c/had)

Tinggalkan Balasan