MUHAMMAD ABDI ASMAUL AMRIN/KENDARI POS
MTQ SQUARE : Pelataran MTQ Square akan ditata lebih menarik. Saat ini, Pemprov Sultra masih menyusun mekanisme pengelolaannya.


KENDARIPOS.CO.ID–Pengelolaan pelataran MTQ Square belum sepenuhnya final. Saat ini, Pemprov Sultra masih menyusun mekanisme pengelolaannya. Apalagi kawasan ini cukup strategis dan sangat berpotensi menjadi sumber pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi daerah.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra, Trio Prasetyo Prahasto mengatakan pengelolaan MTQ Square masih dibahas. Saat ini, ada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki kewenangan. Selain lembaganya, ada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) dan Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.
“Kalau Dispora kewenangan kami yakni kebersihan. Kebetulan kami berkantor di sana. Makanya, sudah kewajiban Dispora menata, merawat dan menjaga kebersihan,” ujar Trio Prasetyo Prahasto ditemui di sela-sela rapat paripurna penandatangan naskah KUA-PPAS 2022 di gedung DPRD Sultra, Kamis (25/11).

Namun lingkup kewenangan Dispora lanjut mantan Sekretaris DPRD Sultra, relatif kecil. Di luar pagar, sudah menjadi domain Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra. Sementara menara tugu persatuan sendiri, menjadi domain Disparekraf sesuai dengan Surat Keputusan (SK) gubernur. “Untuk pengelolaanya, kami harus rapat melibatkan empat OPD. Selain tiga dinas yang punya kewenangan ini, juga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sebab kawasan ini memiliki menjadi sumber PAD baru. Kami juga telah menyampaikan hal ini kepada gubernur,” ujarnya.

Sesuai perencanaan, pelataran MTQ Square akan dipoles lebih menarik. Penempatan Pedagang kaki lima (PKL) harus tata agar tidak terkesan semrawut. Sebagai alun-alun kota, MTQ Square akan menjadi tempat pelaksanaan event-event besar. “Jika dikelola dengan baik, MTQ Square akan menjadi penyumbang PAD,” pungkasnya. (mal)

Tinggalkan Balasan