Basiran

KENDARIPOS.CO.ID– Draft rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD tahun 2022 telah diserahkan ke parlemen. Dalam naskah yang disusun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), proyeksi pendapatan daerah mengalami penurun dibanding tahun 2021.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, Basiran mengatakan target pendapatan daerah tahun 2020 sebesar Rp 3,7 triliun. Jika dibanding APBD tahun ini, ada penurunan sekitar Rp 540,94 miliar atau berkurang 12,77 persen. Penurunan ini disebabkan dana transfer dari pusat berkurang. “Proyeksi pendapatan APBD mengalami penurun dibanding tahun 2021.

Adapun yang menjadi sebab turunnya target tersebut adalah dana transfer dari pusat yang berkurang,” jelas Basiran kemarin. Dalam rancangan kebijakan umum APBD tahun anggaran 2022, anggaran belanja direncanakan sebesar Rp 4,25 Triliun.

Rinciannya, belanja operasi sebesar Rp 2,40 triliun, belanja modal sebesar Rp 1,29 triliun dan belanja tak terduga sebesar Rp 21,97 miliar.
“Selain itu, ada pula belanja transfer sebesar Rp 527,77 miliar. Saat ini, kita sudah serahkan rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2022 ke dewan,” ujarnya. (c/kam)

Tinggalkan Balasan