iLUSTRASI

-Tetap Waspada dan Patuhi Protokol Kesehatan

KENDARIPOS.CO.ID– Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali diperpanjang sejak 23 November – 6 Desember 2021. Kabar baiknya, Kota Kendari turun ke level 1. Meski begitu, pemkot meminta masyarakat tetap waspada mengingat covid masih menjadi pandemi di tanah air.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, penurunan level PPKM Kota Kendari tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 61 tahun 2021. Pemkot melalui satgas dinilai berhasil mengendalikan penyebaran covid. Hingga kemarin, hanya 1 kasus aktif dan tidak ditemukan warga yang masuk kategori kontak erat dan suspek covid. “Pertimbangannya karena (covid) sudah terkendali,” ujarnya kemarin.

Penurunan level dipengaruhi masifnya vaksinasi. Meski cakupan vaksinasi belum mencapai 70 persen atau masih berada pada angka 65,67 persen, akan tetapi capaiannya sudah positif. “Vaksinasi kita genjot terus,” kata Sulkarnain Kadir.

Untuk mempercepat cakupannya, pihaknya terus menggalakkan program vaksinasi massal serta pengoptimalan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. “Jika ini berjalan (Aplikasi PeduliLindungi), masyarakat akan segera melakukan vaksin. Karena syarat untuk mengakses berbagai fasilitas umum seperti hotel, restoran, mall wajib sudah vaksin yang dibuktikan dengan scan barcode pada aplikasi pedulilindungi,” ungkap Sulkarnain.

Terpisah, Jubir Satgas Penanganan Covid Kota Kendari, dr.Algazali Amirullah mengatakan penurunan level PPKM dipengaruhi keberhasilan pemerintah dalam menegakan prokes dan masif melakukan vaksinasi. Disamping itu, tak lepas dari kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes dalam beraktifitas.

“Masyarakat Kota Kendari sangat patuh dengan aturan PPKM. Jadi pemerintah menurunkan levelnya. Di sisi lain, perkembangan covid mampu dikendalikan terbukti hingga saat ini tidak ada pasien yang dirawat dirumah sakit dan sama sekali tidak ditemukan kasus suspek maupun kontak erat,” kata Algazali. (b/ags)

Tinggalkan Balasan