Menanti Sepak Terjang Kapolda Baru

KENDARIPOS.CO.ID — Pucuk pimpinan di Polda Sultra berganti. Setangkup harapan masyarakat Sultra disematkan ke pundak Irjen Pol Teguh Pristiwanto sebagai Kapolda Sultra. Bukan hanya menjamin situasi Kamtibmas yang terkendali namun juga penanganan perkara hukum korupsi dan perkara lainnya secara transparan dan profesional.

Publik Sultra kian yakin akan kinerja Irjen Pol Teguh Pristiwanto ke depannya dengan merujuk spesialisasi intelijennya, penugasan di BIN. Punya latar belakang sebagai intelijen, Irjen Pol Teguh Pristiwanto tentu sudah khatam akan metode penggalangan dan pencegahan.

Hariman Satria

Bagi pengamat Hukum Sultra Dr. Hariman Satria SH, MH, mengatakan publik Sultra berharap Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto menjadi penegak keadilan tanpa pandang bulu. Dari hulu hingga ke hilir. Paripurna dan menyeluruh. Terutama pengungkapan kasus dugaan korupsi, tambang ilegal, narkoba, dan lain-lain.

“Publik berharap pemimpin baru Polda Sultra, bisa menjadi ikon dan teladan penegakan hukum di tengah-tengah masyarakat. Tegak lurus memberantas kejahatan, terutama yang merugikan orang banyak seperti korupsi,” kata Dr. Hariman Satria kepada Kendari Pos, Selasa (2/11).

Sebagai contoh, kata dia, kasus yang kini bergulir di Polda Sultra yaitu dugaan penyalahgunaan anggaran honor satgas covid Sultra di BPBD Sultra. Ini mesti di usut hingga terurai titik terang. Apakah ada kerugian negara atau sebaliknya? Kapolda Sultra baru pasti di awal bekerja akan meminta report dari bawahannya untuk mendeteksi kasus apa saja yang sedang diproses. “Polda Sultra sementara memeriksa saksi-saksi yang kabarnya 11 orang. Artinya kepolisian sedang menyelidiki. Langkah ini tentu kita dukung dan apresiasi,” imbuhnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) ini menerangkan, Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto mesti menjadi backbone (tulang punggung) dalam kasus pengusutan dugaan korupsi. Artinya tidak hanya menunggu laporan dari bawahan, tetapi turun langsung memastikan penanganannya. “Jika hal itu bisa dilakukan Kapolda yang baru, maka dia akan dikenal sebagai Kapolda yang keren, bertanggungjawab dan berprestasi,” terang Dr.Hariman.

Dr.Hariman meyakini ketika Kapolda memimpin langsung pemberantasan korupsi, maka rasa hormat dan simpati publik akan terbangun. Masyarakat akan merasa ada kekuatan dan energi besar dengan hadirnya Kapolda baru di tanah bumi anoa dalam memberantas korupsi maupun kejahatan lainnya. (ali/b)

Rasa hormat dan Simpati Publik Akan Terbangun