–Industri Berbasis Teknologi dan Digitalisasi Menjadi Engine of Growth Baru–

KENDARIPOS.CO.ID– Tren penurunan kasus Covid-19 mendorong mobilitas masyarakat. Pada triwulan ke III tahun 2021 perekonomian Indonesia berada di angka 3,51 persen (yoy). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini merupakan periode pemulihan untuk bangkit bersama dan mendorong ekonomi Indonesia menjadi lebih sehat.

Di sisi lapangan usaha, salah satu sektor yang konsisten tumbuh adalah sektor informasi dan komunikasi yang dipicu oleh perubahan perilaku masyarakat yang memiliki tingkat pemanfaatan teknologi yang tinggi selama pandemi. “Industri berbasis teknologi dan digitalisasi menjadi engine of growth baru yang membutuhkan SDM yang bertalenta dan technopreneur. Peluang ini harus dimanfaatkan oleh generasi muda dan menjadi inspirasi untuk menggali potensi pengetahuan dan keterampilan,” ujar Menko Airlangga Hartarto, kemarin.

Transaksi e-commerce, perbankan digital, dan uang elektronik diprediksi akan terus meningkat di tahun ini. Bahkan sektor edutech dan healtech penggunaannya juga jauh meningkat. Berdasarkan laporan World Bank tahun 2020, pengguna aktif aplikasi edutech Indonesia tumbuh 200 persen.

“Perkembangan global telah mendorong ekonomi digital sebagai kekuatan baru. Tentu ini berdampak di sektor ekonomi dan kehidupan sehari-hari serta memberikan optimisme kepada pelaku ekonomi. Di masa pandemi, ekonomi digital di Indonesia meningkat. Sekira 41,9 persen dari total transaksi ekonomi digital di ASEAN selama tahun 2020 berasal dari Indonesia dan mayoritas disumbang oleh e-commerce,” ungkap Menko Airlangga Hartarto, kemarin.

Pemerintah terus mendukung pengembangan ekonomi digital. Saat ini Indonesia telah memiliki 2306 start-up serta memiliki 1 decacon yaitu GoTo dan 10 unicorn. Start-up tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam urutan ke-5 negara dengan jumlah start-up terbesar di dunia. “Artinya, ekosistem digital Indonesia sangat kondusif dengan berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan,” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr)

Tinggalkan Balasan