ADI HIDAYAT/KENDARI POS
TAAT BERAGAMA : Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (kiri) didampingi jajaran Forkopimda saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Pemkab, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Umat muslim punya kebiasaan untuk memeringati hari-hari besar keagamaan, salah satunya Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal itu mencerminkan ketaatan kepada agama yang merupakan ciri dan kepribadian orang mukmin. Peringatan maulid merupakan bentuk rasa syukur mengenang lahirnya pemimpin besar umat Islam.

Hal itu disampaikan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa melalui Asisten II Setkab Konawe, Taharuddin Saranani, dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1443 H/2021 M, Senin (15/11) di pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Dijelaskan, peringatan maulid mengandung makna yang strategis dalam menata kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai moral keagamaan didalam berbagai aspek kehidupan.

Dengan demikian, masyarakat yang memiliki nilai-nilai moral sesuai ajaran Rasulullah, diyakini dapat menebarkan manfaat terhadap sesama manusia dimanapun mereka berada. “Akan tetapi, ketaatan beragama tidak dapat diukur dengan sering atau meriahnya peringatan hari-hari besar keagamaan. Melainkan dengan iman dan amal kita. Entah itu amal kita masing-masing ataupun bersama dalam kesatuan masyarakat,” ujar Kery Saiful Konggoasa.

Sementara itu, Al Mukarram Al Habib Sayyid Muhammad Bin Abubakar Assegaf, dalam tausiyahnya, mengemukakan, wajib bagi umat Nabi Muhammad SAW bersyukur atas kelahiran sang kekasih Allah SWT. Katanya, bahkan kala itu Nabi Musa AS sudah mengabarkan kepada umatnya bahwa nanti akan lahir seorang manusia yang nanti diangkat sebagai Rasul dan memimpin manusia menuju jalan yang diridhai Allah SWT. “Allah SWT sudah memerintahkan malaikat Jibril untuk menyampaikan kabar gembira atas kelahiran Rasulullah. Jadi sebagai pengikut Nabi, kita sudah sepantasnya bersyukur. Cinta kepada Baginda Muhammad salah satunya dengan menggelar maulid,” papar pria yang juga salah seorang guru spiritual di Majelis Dzikir Ittihadul Ummat Muhammad SAW tersebut.

Cucu dari Al Habib Abubakar Bin Abdullah bin Syeck Abubakar Bin Salim (Pendiri Majelis Dzikir Ittihadul Ummat Muhammad SAW) itu menambahkan, perjuangan Rasulullah semasa hidup sungguh heroik dalam menegakkan syariah serta mengajak kaum non muslim agar mau bersyahadat kepada Allah SWT. Sebab itu, sebagai umat yang nantinya mendapatkan syafaat Nabi Muhammad di akhirat kelak, sudah sepantasnya terus memanjatkan shalawat kepada junjungan umat Islam tersebut. (b/adi)

Tinggalkan Balasan