Diuji Tiga Profesor


KENDARIPOS.CO.ID — Duet Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas punya konsep pembangunan. Namanya Gerakan Akselerasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Daratan dan Lautan atau Kepulauan (Garbarata). Rupanya, Garbarata bergema hingga tingkat nasional. Gubernur Ali Mazi pun masuk nominasi gubernur terbaik karena konsisten membangun daerah dengan konsep Garbarata.

Konsistensi Gubernur Ali Mazi itu menjadikannya salah satu People of The Year 2021, nominasi gubernur terbaik kategori Best Governor for Empowerment and Education. Penjaringannya melalui verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh tujuh dewan juri hebat. Tiga diantaranya adalah profesor yakni Guru Besar Fisip UI, Prof.Dr.Eko Prasojo, Rektor IPB Bogor, Prof.Dr. Arif Satria, Epidemiolog UGM Yogyakarta, Prof.Dr.dr. Hari Kusnanto. Untuk menajamkan keputusan dewan juri, Gubernur Ali Mazi diwawancara secara daring oleh ketujuh dewan juri.

Gubernur Sultra, Ali Mazi menjelaskan, program pembangunan Pemprov Sultra yakni terwujudnya Sultra yang aman, maju, sejahtera, dan bermartabat melalui Garbarata yang ditopang lima pilar. Yakni pilar Sultra Cerdas, Sultra Sehat, Sultra Peduli Kemiskinan, Sultra Berbudaya dan Beriman, serta Sultra Produktif.

Gubernur Sultra, Ali Mazi (dua dari kiri) didampingi Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio (kanan) usai diuji tiga profesor dan empat praktisi secara daring, Minggu (31/10) kemarin. DISKOMINFO SULTRA FOR KENDARI POS

Gubernur Sultra dua periode itu melanjutkan untuk mendukung semua itu dilakukan melalui tiga mega proyek unggulan. “Yakni pembangunan jalan Kendari-Toronipa, RS Jantung dan perpustakaan modern bertaraf internasional,” ujar Gubernur Ali Mazi saat dihubungi Kendari Pos, Minggu (31/10).

Inovasi pendidikan Sultra Cerdas setahun terakhir di masa Covid-19 tahun 2020. Sebut saja, membangun sekolah baru SMA dan SMK Maritim, menambah ruang kegiatan belajar, laboratorium, membangun gedung perpustakaan modern setinggi 7 lantai.

Selain itu, menyiapkan pendirian Institut Teknologi Kelautan Buton (ITK-Buton), mendukung rencana pendirian Politeknik Industri di Morosi Kabupaten Konawe, dan hibah lahan BLK Kendari seluas 4,584.
“Adapun Sultra Cerdas non-fisik, seperti bantuan siswa tidak mampu sebesar Rp1 juta per siswa. Beasiswa pendidikan bagi siswa, mahasiswa Diploma, S1, S2, S3, dan profesi guru. Insentif Guru Tidak Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil (GTTBPNS) Rp400 ribu per orang/bulan. Bantuan operator sekolah Rp 800 ribu/orang,” terangnya.

Program Sultra Sehat mendukung penanggulangan pandemi Covid-19. Pemprov Sultra menyiapkan sarana prasarana sesuai prokes di area pendidikan. Termasuk akselerasi vaksinasi siswa dan guru. “Keseluruhan Sultra Cerdas, secara berkesinambungan dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut, meskipun di masa pandemi,” kata Gubernur Ali Mazi. (din)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.