FOTO: MUH. ABDI ASMAUL AMRIN/KENDARI POS
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (tengah), Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin (kiri), Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (kanan), foto bersama beberapa Camat di Kota Kendari, dalam giat Teporombua 2021 di Aula Graha Pena Kendari Pos, Senin (15/11).

-Teporombua “Kendari Rumah Kita”
KENDARIPOS.CO.ID– Forum Teporombua (rembuk,red) bukan saja wadah Pemkot Kendari menyerap aspirasi warganya. Lebih dari itu, Teporombua menjadi momentum Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyampaikan karya pembangunan yang sedang dan telah dilaksanakan. Demi memaksimalkan pembangunan, Wali Kota Sulkarnain melibatkan rakyat.

Dalam Teporombua kali kedua yang digelar, Senin (15/11) kemarin, warga dari empat dihadirkan bersama camat. Empat kecamatan itu yakni, Kecamatan Wuawua, Puuwatu, Abeli dan Nambo. Pada momen itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir memaparkan deretan karya pembangunannya selama menakhodai Kota Kendari.

Menurutnya, event tersebut menjadi jembatan penghubung program kerja Pemkot dan diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat Kendari. “Kami butuh informasi dari masyarakat. Sebagian bisa diperoleh dari publikasi media massa, seperti koran Kendari Pos. Begitu pula sebaliknya, semua yang dikerjakan pemerintah perlu diketahui masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban dan akuntabilitas,” kata Sulkarnain Kadir saat membuka acara Teporombua di Graha Pena Hall Kendari Pos, Senin kemarin.

Wali Kota Sulkarnain memapaparkan program kerja yang telah ditunaikan demi menjawab ekspektasi masyarakat. Dari sisi infrastruktur jalan, Wali Kota Sulkarnain telah membenahi puluhan kilometer ruas jalan. Pembenahan secara bertahap menjadi pilihan karena kemampuan keuangan daerah yang terbatas.

“Dua tahun terakhir sumber pembiayaan terbatas akibat pandemi Covid-19. Tahun 2020 tidak kurang dari Rp320 miliar dana pembangunan harus ditunda atau harus dialihkan untuk penanganan Covid,” ujar Wali Kota Sulkarnain dalam Teporombua yang dihadiri Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Irwan Zainuddin.

Hal yang sama terjadi pada proses penananganan banjir. Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Wali Kota Sulkarnain mampu meyakinkan pemerintah pusat untuk memberikan pendampingan dengan menghadirkan kolam retensi di Sungai Wanggu. “Beberapa aliran sungai seperti Sungai Wanggu bisa kita benahi. Sehingga banjir perlahan kita reduksi,” ungkap Sulkarnain Kadir.

Tak hanya itu, Wali Kota Sulkarnain berhasil merubah kawasan kumuh Bungkutoko-Petoaha yang kini menjadi spot wisata baru. Mantan anggota DPRD Kota Kendati itu sedang fokus mengulang sukses yang sama. Kawasan kumuh di Kelurahan Lapulu dan Pudai akan dipolesnya. “Tahun ini kita dipercaya lagi untuk membenahi kawasan kumuh di Kelurahan Lapulu dan Pudai. Anggarannya lebih besar, sekira Rp56 miliar. Kami targetkan tuntas bulan Mei tahun depan,” jelasnya.

Aspek peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, Wali Kota Sulkarnain menambah fasilitas kesehatan (faskes). Tahun ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di kawasan Puuwatu dibangun. “Rumah sakit ini didedikasikan untuk melayani masyarakat Kendari sulit menjangkau akses ke RS Bahteramas dan RS Kota Kendari. Selain itu, RS Tipe D dapat melayani warga dari luar Kota Kendari. Sebagai ibu kota provinsi, kita tidak boleh menutup diri, misalnya melayani masyarkat Konawe dan Konawe Utara,” beber Wali Kota Sulkarnain.

Di tempat yang sama, Dirut Kendari Pos Irwan Zainuddin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemkot untuk menyelenggarakan event Teporombua. Menurutnya, event tersebut sangat mendukung pembangunan yang dilakukan Pemkot Kendari saat ini.

“Teporombua adalah forum rembuk Pemkot dan masyarakat untuk membangun Kendari. Kita berkumpul dalam satu komitmen yakni mendukung ikhtiar Pemkot Kendari memajukan daerah ini,” kata Dirut Irwan Zainuddin.

Karya pembangunan yang dipersembahkan Wali Kota Sulkarnain tak luput dari apresiasi Dirut Irwan Zainuddin. Kata Dirut Irwan, di era Wali Kota Sulkarnain, tak sedikit prestasi yang ditorehkan. Deretan penghargaan dari pemerintah pusat menjadi indikatornya. Ini sebuah gambaran bahwa Wali Kota Sulkarnain sangat concern memajukan Kota Kendari. “Wali Kota Sulkarnain berupaya agar masyarakat bisa merasakan kehadiran Pemkot untuk memberikan solusi pada berbagai persoalan yang dihadapi,” kata Irwan Zainuddin.

Menurut Dirut Irwan, Wali Kota Sulkarnain melaksanakan pembangunan yang merata. Tidak tersentralistik. Seluruh pelosok Kota Kendari tersentuh pembangunan. “Ini gambaran Wali Kota Sulkarnain sukses mengakselerasi pembangunan secara merata sehingga bisa sejajar dengan daerah lain,” ungkapnya.

Bagi Dirut Irwan, Wali Kota Sulkarnain adalah pemimpin visioner. Potensi kemacetan di masa mendatang sudah diperhitungkan sang wali kota. Itu dibuktikan dengan groundbreaking inner ring road (jalan lingkar) Kota Kendari. “Patutlah kita mendukung beliau untuk merealisasikan pembangunan dengan baik. Semoga pertemuan ini bisa melahirkan terobosan agar Kota Kendari semakin maju,” kata Irwan Zainuddin. (ags/b)

Tinggalkan Balasan