Agustinus Baka Tangdililing

-Dugaan Korupsi Biaya Makan Minum dan Reses anggota DPRD Mubar

KENDARIPOS.CO.ID– ASB (mantan Sekretaris DPRD Muna Barat) dan YN (bendahara DPRD Mubar) telah ditahan di Rutan Kelas II B Raha olej jajaran jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna. Kerugian negara yang diduga disebabkan dua tersangka, terkait kasus korupsi biaya makan minum dan reses DPRD Mubar tahun 2017 hingga 2019 itu masih dalam audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kepala Kejari Muna, Agustinus Baka Tangdililing menerangkan, tersangka dapat mengajukan penangguhan penahanan sebagaimana diatur dalam pasal 31 ayat 1 KUHP. Regulasi itu berbunyi, tersangka atau terdakwa, penyidik atau penuntut umum atau hakim, sesuai dengan kewenangan masing-masing, dapat meminta penangguhan penahanan dengan atau tanpa jaminan uang atau jaminan orang, berdasarkan syarat yang ditentukan. Pasal itu juga berlaku pada ASB dan YN.

“Penangguhan bisa ditempuh dan bisa disetujui jika memenuhi syarat subyektif dan obyektif,” jelasnya.

Selain penangguhan, kata dia, tersangka juga bisa mendapat pertimbangan untuk meringankan tuntutan jaksa. Unsur yang meringankan itu berupa adanya upaya pengembalian kerugian negara. Meski demikian, jaksa juga memiliki ruang untuk menyita aset tersangka jika terbukti melakukan korupsi dan tidak ada iktikad baik dalam mengembalikan uang negara. “Pengembalian kerugian negara itu bisa menjadi pertimbangan meringankan tuntutan. Tetapi bisa juga sebaliknya, misalnya tersangka tidak punya iktikad, maka bisa saja aset-asetnya ikut disita,” ujar mantan Plt. Kajari Rote Ndao, NTT tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Muna, Sahrir menambahkan, penyidik masih akan melanjutkan pemeriksaan terhadap tersangka YN dan ASB. Penyidik juga akan berkoordinasi dengan BPKP terkait berita cara pemeriksaan (BAP) untuk kepentingan perhitungan kerugian negara. Untuk kebutuhan itu, dua tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari kedepan. “Kalau berkasnya belum juga lengkap, maka penahanannya bisa diperpanjang. Tetapi kita akan upayakan secepatnya dilimpahkan,” imbuhnya. (b/Ode)