ADI HIDAYAT / KENDARI POS
Koresponden Kendari Pos di Kabupaten Konawe, Adi Hidayat berbagi pengetahuan tentang jurnalistik dan teknik penulisan berita dalam Diklat Pers Kampus yang digelar BEM Universitas Lakidende (Unilaki), Unaaha.

–Mahasiswa Unilaki Dilatih Teknik Penulisan Berita

KENDARIPOS.CO.ID– Salah satu fungsi pers adalah fungsi edukasi. Kendari Pos sebagai media cetak menunaikan fugnsi edukasi itu dengan berbagi pengetahuan tentang jurnalistik. Adalah koresponden Kendari Pos di Kabupaten Konawe, Adi Hidayat didapuk sebagai pemateri dalam Diklat Pers Kampus di Universitas Lakidende (Unilaki) Unaaha.

“Membuat berita bukanlah hal sulit asalkan konsep penulisannya dikuasai dengan baik. Konsep paling dasar bagi jurnalis pemula, yakni memahami dengan baik rumus 5W plus 1H yakni what, who, where, when, why dan how. Jika salah satu unsur itu luput dimasukkan maka informasi yang diperoleh tidak akan utuh dan malah membingungkan pembaca berita,” ujar Adi Hidayat kepada para mahasiswa peserta diklat yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unilaki, kemarin.

Penulis pemula mesti menguasai teknik yang umumnya dipakai dalam penulisan berita. Diantaranya, straight news dan feature. “Teknik lain ada juga namanya depth news, biasanya dipakai saat investigasi sehingga nilai beritanya cukup berat. Dalam menulis berita mesti ada prinsip keberimbangan atau cover both side. Jurnalis hebat itu bukan lahir dari balik meja atau belakang layar. Melainkan, mengerjakan tugas peliputan di lapangan,” ujar Adi Hidayat.

Pria kelahiran Raha 4 Agustus 1992 itu mengulas terobosan Kendari Pos di era disrupsi saat ini. Kendari Pos menghadirkan konvergensi media yang menyatukan platform media milik Kendari Pos yakni koran Kendari Pos, koran Kendari Pos elektronik atau e-koran, lalu kendaripos.co.id, kendarinews.com, Update News, dan kanal youtube Kendari Pos Channel.

Sebelumnya, Rektor Unilaki Prof.Dr.Hj.Rostin. S.E., M.S, mengapresiasi diklat pers yang digelar BEM Unilaki. Meski tak sempat menyebut satu per satu, Prof.Rostin mengakui telah banyak jurnalis andal di Sultra yang pernah mengenyam pendidikan di kampus Unilaki.

“Diklat Pers ini dapat mengasah kemampuan mahasiswa membuat berita. Saya mendukung UKM Pers di Unilaki bisa hidup kembali. Harapannya, kegiatan kampus bisa diberitakan mahasiswa Unilaki sendiri. Sekaligus memperkenalkan Unilaki kepada seluruh masyarakat Konawe dan Sultra,” ujar mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) saat membuka diklat pers Unilaki.

Ketua BEM Unilaki, Fatimah Ulfa mengatakan, Diklat pers kampus merupakan program BEM Unilaki periode 2021- 2022. Tujuannya, menghidupkan kembali unit kegiatan mahasiswa (UKM) pers di lingkungan kampus Unilaki yang sudah lama vakum. Fatimah Ulfa mengucapkan terima kasih kepada insan pers khususnya Komunitas Jurnalis Anandolaki (KJA) Konawe yang membantu secara moril. “Pengelola UKM Pers akan menjadi seorang wartawan kampus yang bertugas meliput beragam kegiatan di dalam kampus. Ini memiliki banyak manfaat positif bagi mahasiswa dan kampus Unilaki sendiri,” ujarnya. (adi/b)

Tinggalkan Balasan