KENDARIPOS.CO.ID — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra terus memburu Direktur Utama (Dirut) PT. Toshida Indonesia, LSO yang diduga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Terbaru, tim penyidik Kejati Sultra ke Jakarta Selatan mencari LSO. Penyidik juga menyita aset LSO berupa dua unit rumah.

Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan Kejati Sultra, Sugiatno Migano mengatakan penyidik Kejati Sultra menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dua unit rumah milik tersangka LSO, Jumat (12/11) kemarin.

“Sejak kemarin (Kamis,red) penyidik Kejati Sultra ke Jakarta dalam rangka mengejar tersangka LSO dalam perkara dugaan penyalahgunaan kawasan hutan dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT. Toshida Indonesia,” ujar Sugiatno Migano kepada Kendari Pos, Jumat kemarin.

Tim penyidik Kejati Sultra saat berpose di depan rumah tersangka dugaan korupsi PT.Toshida atas nama LSO, Jumat (12/11) kemarin. Penyidik Kejati menggandeng KPK untuk menyita aset LSO berupa dua unit rumah. Foto:Kejati Sultra for Kendari Pos

Dengan bantuan KPK, penyidik Kejati melakukan asset tracking terkait aset-aset tersangka dan keluarganya yang dianggap berasal dari dugaan tindak pidana tersebut. “Kita menyita dua buah rumah di Tebet Barat, Jakarta Selatan yang dikuasai oleh istri dan anak dari tersangka DPO yakni LSO,” beber Sugiatno Migano.

Selanjutnya, tim penyidik akan segera melengkapi berkas perkara untuk segera melimpahkan perkara ini secara in absensia. (ali/b)

Tim Penyidik Segera Melengkapi Berkas Perkara

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.