AKHIRMAN/KENDARI POS
KANTOR: Loket pelayanan pengurusan dokumen kependudukan Dinas Dukcapil Mubar, dibangun seperti warung. Tampak masyarakat sedang berkonsultasi mengurus dokumen kependudukan.

KENDARIPOS.CO.ID– Kondisi kantor-kantor di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) belum representatif. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mubar misalnya, yang masih berkonstruksi kayu; dinding papan.

Keadaan itu membuat pelayanan publik tak maksimal.Ruang-ruang pelayanan gedung itu dipisahkan oleh dinding dari tripleks. Bagian pelayanan dokumen kependudukan dibuat seperti “warung”.

Sekretaris Dinas Dukcapil Mubar, Bahar Usgan mengakui kondisi kantor yang seadanya, kerap dikeluhkan warga. “Masyarakat mengeluh karena panas. Apalagi dari kejauhan, kalau sudah sampai siang berurusan mereka (masyarakat) mengeluh kepananasan,” kata Bahar Usgan saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Pemkab Mubar belum membangunkan kantor baru, saat ini bangunan yang digunakan sebagai tempat berkantor Dinas Dukcapil adalah gedung pasar Desa Wuna yang kemudian diperbaiki seadanya. “Masyarakat memang mengeluh. Tapi mereka juga sadari, karena pada prinsipnya kita sama-sama kepanasan,” ucapnya.

Pihaknya sudah berupaya mengajukan anggaran untuk pembenahan kantor Dukcapil. Namun permintaan tersebut belum direalisasikan. “Sementara belum ada anggaran. Pernah diajukan tetapi tidak jadi,” katanya. Meski kondisi kantor masih belum memadai, kata dia, pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan sebaik mungkin. “Paling prinsipnya peleyanan tidak terlalu bermasalah. Hanya persoalan server. Kadang jebol sehingga bermasalah,” pungkasnya. (ahi/c)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.