KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan jalur lingkar dalam (Inner Ringroad) Kota Kendari mulai dikerja. Di beberapa titik, alat berat mulai membuka jalur dan pemadatan jalan. Di tahapan ini, pengerjaan konstruksi jalan agak sedikit lebih lama. Pasalnya, kontur tanah di jalur inner ringroad memang didominasi rawa.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengakui proses pemadatan memakan waktu lebih lama. Pasalnya, jalur lingkar luar melewati tanah rawa bahkan di beberapa titik melintasi dua sungai. Kendati demikian, ia optimis pembangunan jalur bisa selesai tepat waktu. “Sesuai target Mei atau Juni 2022 mendatang sudah bisa dilewati,” ujarnya kemarin.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan jalur maupun pelintas untuk bersabar. Sebab, proses pemadatan menimbulkan debu. “Mungkin agak sedikit berdebu. Tapi itu konsekuensi kita membangun. Mudah-mudahan tidak lama bisa rampung dan bisa kita nikmati,” kata Sulkarnain Kadir.

Inner ringroad lanjutnya, sangat bernilai strategis bagi daerah. Sebab akan menghidupkan daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi terkhusus bidang perikanan, pedagangan dan pariwisata di Kota Lulo. Selain itu, bisa mengurangi tingkat kemacetan di beberapa titik rawan macet di kota Kendari.

“Contohnya, di jalan ZA Sugianto (jembatan triping) dan jalan MT Haryono (Pasar Sentral Wuawua/Pasar Baru). Pada waktu tertentu terutama pada pagi dan sore hari sering terjadi kemacetan,” kata Sulkarnain Kadir. (b/ags)

Tinggalkan Balasan