WISUDA: Suasana proses wisuda IAIN Kendar, di Azizah Hotel Kendari, Selasa (23/11).

KENDARIPOS.CO.ID– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari diwisuda dalam dua sesi di Hotel Azizah Kendari, kemarin. Rinciannya, sesi pertama 250 dam 252 di sesi dua guna mencegah potensi menyebaranya pandemi Covid-19.

Sejatinya, 502 mahasiswa yang akan menyandang gelar sarjana melalui sidang senat terbuka VIII program sarjana dan magister. Namun satu calon sarjana telah menghadap sang khalik, sehingga sang ayah mewakili sang buah hati memakai toga wisuda.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, berduka sebab satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam lebih dulu berpulang menghadap sang ilahi. Namanya, Muhammad Jamaluddin dan memperoleh IPK 3,68 dengan predikat amat baik.

“Seluruh civitas akademika IAIN Kendari mengucapkan duka yang mendalam. Tentu ini merupakan duka kita semua. Mari sejenak kita memanjatkan doa untuk almarhum,” pinta Prof. Dr. Faizah Binti Awad.

Momen wisuda ini bakal menjadi sejarah untuk seluruh civitas akademika IAIN Kendari. Karena wisudawan-wisudawati telah menjalani pendidikan beberapa tahun dengan beragam prestasi. Tentunya prestasi ini harus dijadikan sebagai pembuka jalan kesuksesan alumni di masa mendatang.

Usai diwisuda, para alumni bakal diperhadapkan dengan tantangan di luar yang jauh lebih luas. Tunjukkan bila alumni IAIN berkualitas dan kompetitif. Seluruh alumni harus memanfaatkan pengalaman dan keahlian yang diperoleh selama di IAIN Kendari untuk berkiprah dan mengabdi sebaik mungkin di tengah masyarakat.

“IAIN Kendari telah memperoleh pengakuan dari berbagai pihak baik pada aspek penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi maupun aspek lainnya. Sebagai alumni IAIN Kendari, tidak perlu merasa minder, apalagi berkecil hati ketika bersaing dan berkompetisi dalam menempuh karir di dunia kerja. Kalian semua selevel, sepadan dengan universitas-universitas terbaik di Indonesia,” ujarnya. (rah/b)

Tinggalkan Balasan