DPRD KONUT FOR KENDARI POS
EFISIENSI : Anggota Komisi I DPRD Konut ketika melakukan konsultasi di BKN Regional IV Makassar terkait rencana pengurangan jabatan eselon III dan IV di Pemkab.

KENDARIPOS.CO.ID– Wacana perampingan komposisi jabatan struktural ke fungsional untuk level eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut), mendapat dukungan dari para legislator.

Dukungan tersebut terlihat setelah Anggota Komisi I DPRD Konut berkunjung ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional IV Makassar untuk melakukan koordinasi dan konsultasi terkait wacana pengurangan jabatan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Dari kunjungan kami di BKN Regional IV Makassar, dijelaskan bila perampingan jabatan struktural ke fungsional akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini. Alasan sederhana pengurangan jabatan karena terkait dengan surat menyurat administrasi yang rentetannya cukup panjang,” kata Anggota Komisi I DPRD Konut, Hendrik Johanis, Selasa (9/11).

Mantan Ketua DPC PBB Konut itu mencontohkan, seorang kepala OPD mendisposisikan pembuatan surat dinas pada Sekretariat, namun yang bersangkutan bukannya melaksanakan tugas pembuatan surat, ,elainkan melimpahkan kewenangan itu pada kepala bagian.
“Justru kepala bagian juga melimpahkan pada kepala seksi. Dan endingnya surat tersebut dibuat oleh staf pegawai. Sehingga ini juga kadang kala menjadi penghambat. Itu hanya salah satu contoh sederhana,” ungkap Hendrik Johanis.

Perampingan jabatan eselon juga bisa melihat sejauh mana kualitas Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan yang telah diberikan pemerintah. Apakah dapat melaksanakan sesuai dengan waktu atau tidak.
“Tapi pada prinsipnya, perampingan jabatan administrasi ke fungsional berdasarkan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 17 tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke fungsional,” sambung Hendrik Johanis.

Dalam kunjungan DPRD Konut pada BKN Regional IV Makassar itu turut mendampngi Wakil Ketua I DPRD Konut, Rasmin Kamil dan anggota lainnya, Hendriawan. (c/min)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.