Salah satu Dermaga Feri di Pulau Tomia yang sudah tuntas dikerjakan namun hingga saat ini belum diresmikan dan dimanfatkan untuk kepentingan pelayaran. ASTY NOVALISTA/KENDARI POS


KENDARIPOS.CO.ID — Hampir setahun tuntas dikerjakan, peresmian dan operasioal tiga dermaga feri di Wakatobi, belum juga jelas. Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat akan menjalin koordinasi dengan Balai Transportasi Darat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mendiskusikan hal tersebut. “Kami tak bisa berbicara banyak terkait pengoperasional tiga dermaga ini. Kendati banyak masyarakat yang mulai mempertanyakan jadwal peresmiannya, kami belum bisa memberi kepastian. Bukan kapasitas kami,” terang Kepala Dishub Wakatobi, Hariadin, kemarin.

Beredarnya foto kapal feri yang diduga akan beroperasi di dermaga penyeberangan tiga pulau belakangan ini, juga disayangkan pihaknya. Apalagi informasi yang berkembang, kapal yang akan melayani rute Wakatobi II (Kaledupa, Tomia dan Binongko) tersebut, sementara dalam tahap penyelesaian di Galangan PT. Iki Makassar. “Memang untuk kapalnya dibuat di Galangan PT. Iki Makassar. Tapi kan kita tidak tahu kapal itu untuk beroperasi di sini atau bukan. Makanya harus ada kepastian karena ketika ada pertanyakan mengenai hal ini, kami bisa jawab. Kami tidak bisa bicara banyak mengenai hal karena bukan kewenangan Dishub Wakatobi,” argumen Hariadin.

Untuk diketahui, pembangunan dermaga feri di Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko menyerap anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) hingga puluhan miliar rupiah sejak tahun 2018 lalu. Sarana dan prasarananya sudah dicek pihak Balai Transportasi Darat Sultra dan dinyatakan layak disandari kapal feri. (c/thy)

Tinggalkan Balasan