Nur Bahtiar

KENDARIPOS.CO.ID– Setelah sempat bertambah sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2021, dana desa (DD) pada 2022 mendatang justru banyak berkurang. Penurunan penerimaan yang cukup signifikan tersebut terjadi di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Wakatobi dengan jumlah 75 desa, dana yang akan disalurkan Pemerintah Pusat itu akan menyusut hingga Rp 10 miliar.

Pada tahun 2021 ini DD mencapai Rp 67 miliar, sementara tahun depan turun menjadi Rp 57,8 miliar. Selain DD, alokasi dana desa (ADD) tahun 2022 juga dipastikan mengalami pengurangan. Itu karean anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Wakatobi tahun depan juga menurun.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wakatobi, Nur Bahtiar, menjelaskan, penurunan jumlah DD ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Wakatobi, melainkan hampir di seluruh Indonesia. Hal tersebut sebagai dampak penurunan pendapatan negara.” Untuk DD tahun 2022 mendatang sebesar Rp 57 miliar. Itu turun dari tahun 2021 ini,” ulang Nur Bahtiar, Rabu (17/11).

Diakuinya, kondisi tersebut akan memengaruhi semua arah pembangunan di desa jika ADD dan DD berkurang. “Memang belum ketuk palu APBD 2022, tapi baik ADD maupun DD itu dipastikan turun,” pungkasnya. (c/thy)

Tinggalkan Balasan