Sunardin Dani

KENDARIPOS.CO.ID– Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Buton tahun 2022 memang belum dibahas bersama DPRD. Meski demikian, nota keuangan itu sudah dipastikan menurun lagi dari angka tahun ini. Sebab, dana transfer pusat yang menjadi sumber utama pembiayaan daerah, juga berkurang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton, Sunardin Dani, mengatakan total dana transfer oleh Pemerintah Pusat sudah disampaikan ke daerah. Mulai dari dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) dan dana insentif daerah (DID), semuanya mengalami pengurangan. “Turun lagi, semua item turun mulai dari DAU sampai DID. Yang jelas sudah itu angka diberikan Pemerintah Pusat,” kata Sunardin Dani, Senin (8/11)

Ia menyebut total dana transfer untuk tahun 2022 adalah Rp 658 miliar. Sementara tahun 2021, kurang lebih sebesar Rp 770 miliar. “DAU misalnya, dari Rp 440 miliar itu tinggal Rp 395 miliar. Paling parah DID dari Rp 28 miliar tinggal Rp 5 sekian miliar,” rincinya.

Lebih jauh, untuk rincian kegiatannya belum dijabarkan. Sebab pihak Pemkab Buton saat ini masih menyiapkan KUA-PPAS untuk APBD tahun 2022. “Rencananya dalam waktu dekat ini sudah kita masukan. Targetnya memang tuntas bulan ini sesuai jadwal,” terang Sunardin Dani. (b/lyn)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.