KENDARIPOS.CO.ID — Meski penyebarannya mulai terkendali, pandemi Covid di Kota Kendari belum berakhir. Para insan kesehatan diminta tetap mawas diri, waspada dan tetap fokus dalam mengakselerasi pemulihan kesehatan. Pesan itu disampaikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, kemarin.

Menurut Sulkarnain, akselerasi pemulihan kesehatan penting dilakukan di masa pandemi. Di mana, para tenaga kesehatan (nakes) tidak pernah berhenti memastikan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya pencegahan dan memutus penyebaran Covid.

“Masyarakat harus terus diingatkan untuk tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M) agar tetap terjaga dari penularan covid-19,” kata Sulkarnain Kadir.

Di sisi lain, para insan kesehatan diminta untuk tetap konsisten dalam mensukseskan program vaksinasi. Jika target yang telah ditentukan tercapai, maka Kota Kendari bisa terbentuk Herd Immunity (kekebalan kelompok) sehingga mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang belum divaksin. Mungkin karena ragu-ragu dan lainnya. Saat ini, kita butuh sedikit effort (upaya) untuk bisa meyakinkan mereka agar mau divaksin,” kata Sulkarnain.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap nakes tetap menjalankan pelayanan kesehatan dalam menjawab ekspektasi masyarakat. “Kita harus hadirkan semangat pelayanan, semangat untuk kemudian memastikan masyarakat kita bisa hidup secara layak dengan standar kesehatan yang baik. Pada akhirnya, kita akan menyaksikan kualitas kehidupan kita akan meningkat,” kata Sulkarnain Kadir.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Kendari, drg Rahminingrum mengatakan siap berpartisipasi aktif dalam pemulihan kesehatan di masa pandemi ini. Sejauh ini, para nakes tetap bekerja keras tanpa mengenal waktu untuk mendedikasikan diri dalam penanganan covid.

“Seluruh staf Dinas Kesehatan, Puskesmas, Labkesda, dan yang lain yang selama ini bekerja keras, lembur setiap hari bahkan hari Sabtu dan Minggu hampir-hampir tidak ada waktu untuk keluarga,” kata Rahminingrum.

Upaya dan kerja keras itu kini terbayar. Saat ini, penyebaran Covid saat ini bisa dikendalikan. Jumlah kasus covid aktif hanya tersisa 1 kasus. Selain itu, pihaknya dibantu dengan Satgas dan unsur TNI/Polri mampu mengakselerasi program vaksinasi yang mana saat ini cakupannya sudah mencapai 64,18 persen.

“Semua berperan dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi sehingga capaian kita saat ini hampir mendekati untuk Herd Immunity,” kata Rahminingrum.

Ia berharap di momentum peringatan HKN ini seluruh pihak mulai dari pemerintah hingga seluruh elemen masyarakat terkait termasuk para insan nakes untuk senantian bersama-sama mengkselerasi seluruh sektor kesehatan sehingga bisa memulihkan keadaan dari pandemi menjadi endemi. (b/ags)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.